Harga minyak dunia melonjak, mampukah saham ini capai resistance baru?
Jumat, 06 Maret 2026
JAKARTA - Analisis teknikal dari PT Ina Sekuritas Indonesia memberikan gambaran arah pergerakan saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Jumat (6/3).Konflik di Timur Tengah yang telah memasuki hari keenam dan meluas ke lebih banyak negara membuat pasar energi global semakin diliputi kekhawatiran.Eskalasi tersebut memicu potensi gangguan di Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling krusial di dunia.Ancaman serangan rudal dan drone di kawasan itu dilaporkan telah menekan lalu lintas kapal tanker secara signifikan.Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak mentah Amerika Serikat melonjak 8,5% menjadi US$81 per barel, level tertinggi sejak Juli 2024.Sementara itu, patokan global Brent turut naik 4,9% ke posisi US$85,41 per barel.Analis menilai kenaikan harga minyak tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi saham MEDC.Secara teknikal, saham MEDC dinilai berpeluang rebound dari area support dengan target resistance di level Rp1.920 hingga Rp2.010.Adapun support berada di kisaran Rp1.810 dan Rp1.770.Sebagai informasi, MEDC merupakan perusahaan energi dan sumber daya alam terpadu yang berfokus pada eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi (migas).Selain itu, perseroan juga memiliki bisnis di sektor ketenagalistrikan, termasuk energi terbarukan, serta pertambangan tembaga dan emas.Selengkapnya, analisis teknikal saham MEDC bisa dilihat pada video berikut. (DK/ZH)Grafik: Bloomberg