Anak usaha CDIA operasikan PLTS berkapasitas 4,7 megawatt
Senin, 24 November 2025

JAKARTA - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usahanya yaitu PT Krakatau Chandra Energi (KCE), telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4,7 Megawatt-peak (MWp) di Cilegon.
Fasilitas ini memulai Commercial Operation Date (COD) pada 17 November 2025, lebih cepat satu minggu dari target awal.
Presiden Direktur CDIA, Fransiskus Ruly Aryawan, menegaskan bahwa pengoperasian PLTS itu merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menyediakan infrastruktur energi yang efisien, bersih, dan berkelanjutan bagi industri nasional.
“Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang CDI Group dalam memperkuat pilar energi melalui transisi energi baru dan terbarukan (EBT),” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (24/11).
Dengan beroperasinya PLTS baru ini, total kapasitas terpasang energi surya CDIA naik menjadi 11 MWp. Seluruh energi yang dihasilkan akan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan listrik Kawasan Industri Krakatau di Cilegon, Banten, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kawasan industri strategis nasional.
Proyek PLTS ground-mounted tersebut berada di atas lahan 5 hektare yang sebelumnya tidak produktif, kini dikonversi menjadi aset energi hijau.
Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi emisi karbon hingga 5.086,74 ton CO₂eq per tahun, setara dengan penyerapan lebih dari 243 ribu pohon.
PLTS ini dirancang dengan teknologi panel surya dan inverter berstandar internasional untuk memastikan ketahanan operasional dan efisiensi jangka panjang.
Dalam sebulan terakhir, harga saham CDIA turun tipis 0,54% ke level Rp1.855. Namun harga saham CDIA telah naik 1,92% dalam lima hari terakhir, serta naik 2,77% pada perdagangan hari ini hingga pukul 13.57 WIB. (DK/KR)