Nexperia China lepas ketergantungan, mulai produksi chip sendiri

Rabu, 11 Maret 2026

image

JAKARTA - Anak usaha China dari produsen semikonduktor Belanda, Nexperia, mulai memproduksi chip secara mandiri di tengah perselisihan dengan perusahaan induknya yang telah berlangsung sejak 2025. Langkah ini menandai upaya perusahaan di China untuk memperkuat kemandirian operasional.

Dalam pernyataan di media sosial, Nexperia China menyatakan telah memproduksi sejumlah jenis chip yang juga dibuat oleh Nexperia. Produksi tersebut menggunakan wafer berukuran 12 inci, ukuran yang belum dapat diproduksi oleh fasilitas Nexperia di Eropa.

Konflik antara Nexperia dengan pemiliknya, Wingtech, serta unit usaha di China terjadi sejak Oktober 2025. Perselisihan muncul setelah pemerintah Belanda melakukan intervensi untuk mencegah pemindahan operasi perusahaan ke China.

Sebelum intervensi tersebut, Nexperia memproduksi wafer di Eropa dan mengirimkannya ke China untuk dirakit menjadi chip. Setelah konflik muncul, hubungan operasional terputus. Nexperia China menyatakan kemandirian, sementara Nexperia di Eropa menghentikan pengiriman wafer dengan alasan pembayaran tidak terpenuhi.

Dikutip reuters, Nexperia China mengatakan mulai menggunakan wafer 12 inci untuk memproduksi berbagai komponen semikonduktor, termasuk bipolar discrete devices, Schottky rectifiers, dan electrostatic discharge devices, yang juga menjadi bagian dari lini produk Nexperia.

Perusahaan belum menjelaskan sumber wafer 12 inci yang digunakan. Pendiri Wingtech, Zhang Xuezheng, diketahui mengendalikan Shanghai Dingtai Jiangxin Technology Co., Ltd atau WingSkySemi, pabrik wafer 12 inci di Shanghai yang sebelumnya bekerja sama dengan Nexperia sebelum perselisihan terjadi. (DH)