TP Rachmat menjual 42,23 juta saham ESSA

Rabu, 11 Maret 2026

image

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/3), menyoroti penjualan 543,80 juta saham PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) yang dilakukan PT MNC Sekuritas. Baik investor maupun emiten ini sama-sama berada di dalam MNC Group. 

Kepemilikan MNC Sekuritas di emiten properti tersebut turun ke 6,91% setelah melepas saham lewat PT MNC Sekuritas. 

Selanjutnya, PT Bakrie Metal Industries menjual 42,25 juta saham produsen kendaraan listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) lewat PT Ciptadana Sekuritas Asia. Sahamnya pun turun ke 14,33%. 

Lewat PT Bahana Sekuritas, pengusaha TP Rachmat menjual 42,23 juta lembar saham emiten LPG dan amonia PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), sehingga sahamnya turun ke 6,86%. 

19 juta saham perusahaan pertambangan mineral PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dijual oleh PT Pesona Sukses Cemerlang melalui PT Net Sekuritas dan PT Bank Central Asia Tbk. Kepemilikannya kini di kisaran 6,26%.

PT Samuel Tumbuh Bersama melakukan pengurangan saham terakhir di petunjuk pasar kali ini. Investor tersebut menjual 11,04 juta lembar saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), emiten produsen kelapa sawit, dengan sisa saham 38,99%. PT Samuel Sekuritas Indonesia memfasilitasi penjualan ini.

Di sisi lain, UOB Kay Hian Private Limited menambah 2 juta lembar saham perusahaan telekomunikasi PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) lagi melalui PT Supra Sekuritas Indonesia. Total sahamnya kini di angka 5,09%.

PT Henan Putihrai Asset Management juga memperkuat saham di perusahaan konstruksi PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) ke 10,7% dengan membeli 24,14 juta SSIA melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Investor ini sendiri ditengarai dekat dekat pengusaha Prajogo Pangestu.

Lo Kheng Hong, investor individu ternama, menambah 2,20 juta saham di perusahaan properti PT Intiland Development Tbk (DILD). Lewat PT Sinarmas Sekuritas, sahamnya naik tipis ke 6,77%. 

PT Semarop Agung menyerok dua juta saham perusahaan properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan total saham 23,01%. PT Indo Premier Sekuritas memfasilitasi pembelian ini.

Terakhir, perusahaan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) masih rutin melakukan buyback saham, kali ini sebanyak 66.500 lembar melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total sahamnya kini sebesar 5,26%. (KD)

Ingin tahu daftar perubahan pemegang saham di atas 5% lebih lengkap? Lihat di sini.