Arthur Hayes: Bitcoin kian berkorelasi dengan saham teknologi

Kamis, 12 Maret 2026

image

JAKARTA - Salah satu pendiri dan mantan CEO bursa derivatif kripto BitMEX, Arthur Hayes, menyatakan tidak akan menaruh uang pada bitcoin untuk saat ini meski tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang aset kripto tersebut.

Hayes menilai bitcoin masih diperdagangkan seperti aset berisiko yang bergerak sejalan dengan saham teknologi Amerika Serikat. “Saya tidak akan bertaruh US$1 pun pada BTC saat ini,” ujarnya dikutip tekedia.com (11/3).

Menurut Hayes, pergerakan bitcoin masih dipengaruhi sentimen pasar saham, terutama sektor teknologi dan saham pertumbuhan di Amerika Serikat. Selama korelasi tersebut masih tinggi, Bitcoin dinilai belum sepenuhnya terlepas dari dinamika aset berisiko global.

Data pasar menunjukkan harga bitcoin pada 11 Maret 2026 berada di sekitar US$69.739, dengan level tertinggi intraday US$71.569 dan terendah US$69.382. Harga tersebut masih berada di bawah rekor sekitar US$126.000 yang tercatat pada Oktober 2025.

Meski berhati-hati dalam jangka pendek, Hayes tetap mempertahankan pandangan bullish terhadap bitcoin. Ia sebelumnya memproyeksikan harga bitcoin dapat mencapai US$250.000 pada 2026 dan US$750.000 pada 2027, didorong oleh ekspansi neraca Federal Reserve dan peningkatan pengeluaran fiskal Amerika Serikat.

Ia juga menilai peningkatan likuiditas global serta potensi pelonggaran kebijakan moneter dapat menjadi katalis kenaikan harga bitcoin di masa mendatang.(DH)