EMAS percepat fasilitas CIL jadi tahun ini, rampung 2028

Kamis, 12 Maret 2026

image

JAKARTA – Manajemen PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), emiten tambang Merdeka Group yang dikenal dengan Proyek Emas Pani di Gorontalo, telah memulai pekerjaan tanah untuk fasilitas Carbon in Leach (CIL) pada awal 2026.

Proyek ini dimulai lebih awal dari jadwal Perseroan sebelumnya, yang menargetkan pembangunan fasilitas CIL pada 2027, untuk kemudian rampung dan siap beroperasi pada 2029.

Dengan percepatan proyek ini, fasilitas CIL diproyeksi dapat memulai produksi lebih awal di tahun 2028, bahkan dengan kapasitas awal hingga 12 Mtpa, lebih besar dari rencana awal Perseroan.

“Dibandingkan dengan rencana bertahap sebelumnya, yaitu 7 Mtpa pada 2029, kemudian diperluas menjadi 12 Mtpa pada 2032,” ungkap manajemen EMAS dalam lembar paparan publik, Kamis (12/3).

Kemajuan ini menuyusul progres proyek heap leach (HL) EMAS yang telah rampng akhir 2025 lalu. Penuangan emas perdana bahkan dilaporkan telah dimulai pada 14 Februari 2026 lalu, menjadi tanda awal produksi sesuai target Perseroan.

Manajemen menargetkan penyelesaian rekayasa, penunjukan pemenang tender konstruksi, mobilisasi, dan awal konstruksi bendungan awal TSF (trailing storage facility) untuk proyek CIL ini akan rampung pada kuartal I 2026.

Selain itu, EMAS juga menyasar Final Investment Decision (FID) rampung pada tahun 2026 “untuk memvalidasi optimasi pasokan bijih dan kapasitas throughput.”

Seperti yang telah diberitakan IDNFinancials.com, EMAS memasang target produksi emas tahun 2025 di kisaran 110-115 ribu ons—naik dari target awal sebesar 80 ribu ons.

Perseroan meyakini bahwa percepatan pembangunan CIL akan membantu EMAS mencapai target puncak produksi hingga 500 ribu ons emas per tahun di tahun 2033, menjadikan Proyek Emas Pani sebagai salah satu tambang emas terbesar di Asia Pasifik.

Di sisi lain, karena Perseroan masih berada di fase praoperasional, maka pendapatan EMAS hanya sebesar US$131,96 ribu, turun akibat eliminasi penuh atas kontribusi PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) sejak Juni 2024.

Pos beban utamanya dikeluarkan untuk pengembangan dan overhead, sebelum operasi komersial dimulai pada kuartal I 2026, membuat rugi bersih membengkak menjadi US$27,49 juta pada 2025. (ZH)