Serang Iran kuras kas Amerika, enam hari tembus US$11 miliar

Jumat, 13 Maret 2026

image

JAKARTA - Pejabat pemerintahan Trump dalam pengarahan kepada anggota Kongres pekan ini menyampaikan bahwa enam hari awal operasi militer terhadap Iran menelan biaya sedikitnya US$11,3 miliar, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.

Dikutip Reuters, angka itu disampaikan dalam rapat tertutup dengan para senator pada Selasa. Estimasi tersebut belum mencakup seluruh biaya perang, namun diberikan kepada anggota parlemen yang mendesak transparansi lebih besar terkait konflik yang sedang berlangsung.

Serangan terhadap Iran dimulai pada 28 Februari melalui operasi udara gabungan Amerika Serikat dan Israel. Sejak itu, konflik menewaskan sekitar 2.000 orang, mayoritas warga Iran dan Lebanon, serta meluas hingga ke Lebanon.

Anggaran militer Amerika Serikat saat ini mendekati US$900 miliar hingga hampir US$1 triliun per tahun. Jika dibagi rata, belanja militer itu setara sekitar US$2,5–2,7 miliar per hari untuk seluruh operasi militer, personel, dan persenjataan AS di seluruh dunia.

Dengan estimasi biaya operasi terhadap Iran sekitar US$1,9 miliar per hari, maka perang tersebut sendiri menyerap hampir 70% dari total pengeluaran militer harian Amerika. Ini menunjukkan betapa besar dan intensifnya biaya operasi militer yang berlangsung dalam waktu singkat.

Perang juga mengguncang pasar energi global dan jalur transportasi, memicu kekhawatiran baru di pasar komoditas. Pejabat pemerintahan menyebut munisi senilai sekitar US$5,6 miliar digunakan hanya dalam dua hari pertama serangan.

Sejumlah anggota Kongres menilai konflik tersebut berpotensi menguras stok persenjataan Amerika Serikat, di tengah industri pertahanan yang sudah kesulitan memenuhi permintaan produksi. Trump sebelumnya juga bertemu dengan pimpinan tujuh kontraktor pertahanan untuk membahas upaya pengisian kembali persediaan militer Pentagon.

Sementara itu, anggota parlemen dari Partai Demokrat menuntut kesaksian publik di bawah sumpah dari pejabat pemerintah untuk menjelaskan strategi perang, durasi konflik, serta rencana Washington terhadap Iran setelah pertempuran berakhir. (DH)