Tiga emiten masuk UMA, saham ARKO tetap naik di awal sesi I

Selasa, 25 November 2025

image

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau tiga emiten karena pergerakan harga saham di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) kemarin (24/11).

Dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (25/11), Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI menyampaikan bahwa pengumuman UMA untuk perlindungan investor. “Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” katanya.

Saham tiga emiten yang dipantau BEI pada hari ini yakni;

  • PT Arkora Hydro Tbk (ARKO)
  • PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)
  • PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)

Pada sesi I pukul 09.41 WIB, Selasa (25/11), saham ARKO terkerek 8,73% atau Rp290 menjadi Rp3.610. Saham emiten ini sempat menyentuh posisi tertinggi 4.080 pada pukul 09.10 WIB.

Kemarin (24/11), saham emiten ini menguat Rp660 menjadi Rp3.320 pada penutupan sesi II perdagangan saham. Volume saham diperjualbelikan sebanyak 8,81 juta dalam 1.891 kali transaksi senilai Rp28,99 miliar.

Saham BOGA tergerus 11,43% atau Rp120 menjadi Rp930 per saham. Sedangkan pada pembukaan sesi I sahamnya di level Rp1.310 per lembar. Kemarin, saham emiten ini menguat Rp210 menjadari Rp1.050 per saham pada penutupan perdagangan sore. Volume saham ditransaksikan 1,97 juta dalam 512 kali senilai Rp1,98 triliun.

Pengumuman UMA juga berimbas pada saham BUKK yang terkoreksi 8,75% atau Rp210 menjadi Rp2.190 per saham pada pukul 09.48 WIB. Saham emiten ini sempat menyentuh harga Rp2.580 per saham pada pukul 09.05 WIB.

Kemarin, saham BUKK menguat Rp475 menjadi Rp2.400 pada penutupan perdagangan sesi II. Volume saham diperdagangkan 3,90 juta dalam 2.252 kali transaksi senilai Rp9,19 miliar. (LK)