Harga kembali ke level Rp5.825, ASII gelar buyback Rp2 triliun lagi

Sabtu, 14 Maret 2026

image

JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan rencana buyback keduanya tahun ini setelah harga sahamnya anjlok kembali ke level Rp5.825 per lembar pada Jumat (13/3) kemarin.

“Untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham Perseroan, dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas serta keyakinan terhadap pasar modal Indonesia, Perseroan berencana melakukan pembelian kembali saham Perseroan,” ujar manajemen ASII dalam keterangan resminya.

Dengan alokasi dana Rp2 triliun, ASII akan menggelar buyback saham mulai 16 Maret hingga 15 Juni 2026 tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Manajemen tidak mengungkapkan jumlah saham yang akan dibeli kembali, namun menegaskan bahwa jumlahnya tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.

“Pembelian Kembali Saham akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, khususnya POJK No. 13/2023 dan POJK No. 29/2023,” imbuh manajemen.

Sebagai catatan, harga saham ASII tercatat ambles 14,34% sejak awal tahun 2026, ditutup melemah kembali di Rp5.825 per lembar pada Jumat (13/3), seiring IHSG yang merosot 18,41%.

Harga tersebut juga merupakan titik terendah sejak 20 Oktober 2025 lalu, yaitu Rp5.925 per lembar.

Aksi korporasi ini juga merupakan buyback kedua ASII setelah buyback pada 19 Januari – 25 Februari 2026 lalu, yang menghabiskan 34% dari alokasi Rp2 triliun, atau setara Rp684 miliar.

IDNFinancials.com sempat melaporkan bahwa pihak manajemen ASII memang telah mempertimbangkan rencana buyback lanjutan pada 26 Februari 2025 lalu, sehari setelah rampungnya periode buyback pertama.

Menurut data KSEI, Jardine Cycle & Carriage Ltd masih menjadi pengendali 50,11% saham ASII per Februari 2026, dengan saham treasuri sebesar 1,01%, dan porsi free float 43,96%. (ZH)