Ekonom Josua Pardede ungkap harapan sambut DK OJK baru
Sabtu, 14 Maret 2026

JAKARTA – Josua Pardede, Chief Economist PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank, berharap komposisi Anggota Dewan Komisoner Otoritas Jasa Keuangan (ADK OJK) yang baru akan membawa momentum positif bagi pasar modal dan keuangan Indonesia.
“Dengan terpilihnya pimpinan baru di OJK tersebut, diharapkan ini akan bisa membangun kembali kepercayaan pada pasar,” ujar Josua dalam gelaran Public Expose Permata Bank di Jakarta, Kamis (12/3).
Hal ini diperlukan terutama setelah guncangan pada pasar modal di akhir Januari hingga awal Februari 2026 lalu, ketika pasar modal menerima peringatan MSCI terkait isu transparansi kepemilikan saham dan free float yang rendah.
“Harapannya bahwa regulator ini cepat, tegas, transparan, konsisten, dan juga dalam jangka pendek—pekerjaan rumah yang cukup mendesak adalah saya pikir adalah mempercepat reformasi integritas di pasar modal,” tegasnya.
Josua pun menegaskan pentingnya peran Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal yang baru dibentuk untuk membantu inisiatif tersebut.
Sebagai catatan, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kini telah membuka data kepemilikan saham di atas 1% mulai awal Maret, dan akan diperbaharui tiap bulan.
Sementara itu, aturan free float 15% dan daftar kepemilikan saham terkonsentrasi masih dalam proses pematangan.
“Lalu dari aspek perbankannya, kami melihat bahwa PR pimpinan baru OJK adalah bagaimana memastikan pengawasan ini juga tidak tertinggal oleh perubahan risiko,” tambahnya.
Menurutnya, di tengah dorongan untuk menggenjot kredit, industri perbankan perlu menjaga kualitas aset tersebut agar tidak menimbulkan isu lanjutan ke depannya, terutama untuk segmen perbankan yang lebih rentan dan dekat dengan segmen mikro, seperti BPR dan bank daerah.
“Lalu yang kedua adalah percepatan transmisi, penurunan suku bunga, itu juga saya pikir concern juga bagi regulator, agar fungsi intermediasi benar-benar bekerja,” tambahnya.
Josua juga mengingatkan beberapa isu yang harus diperhatikan regulator industri, termasuk risiko keamanan data pengguna, hingga dorongan konsolidasi dan pemenuhan modal minimum di dunia perbankan, yang diharapkan tidak akan mengganggu tingkat kepercayaan publik ke depannya.
Seperti yang telah diberitakan IDNFinancials.com, DK OJK baru terpilih terdiri dari:
(ZH)