PANI suntik modal Rp701,54 miliar untuk 3 anak usaha real estat

Sabtu, 14 Maret 2026

image

JAKARTA – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), pengelola dan pengembang kawasan PIK 2, telah menyetorkan modal tambahan senilai total Rp701,54 miliar pada tiga anak usahanya pada Rabu (11/3) pekan ini.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (13/3), PANI meningkatkan modal ditempatkan dan disetor tiga entitas anak di bidang real estat, yaitu:

  1. PT Panorama Eka Tunggal (PET),
  2. PT Cahaya Inti Sentosa (CIS), dan
  3. PT Karunia Utama Selaras (KUS).

PET, anak usaha yang berfokus pada ekspansi dan akuisisi landbank untuk Perseron, menerima tambahan modal Rp168,81 miliar, membuat total modalnya naik menjadi Rp8,18 triliun.

Kemudian, CIS, yang sering kali dikenal sebagai pemilik Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah pagar laut Tangerang, mendapatkan suntikan Rp497,74 miliar, sehingga modal ditempatkan dan disetornya kini sebesar Rp1,11 triliun.

Terakhir, KUS mendapatkan modal tambahan senilai Rp35 miliar dan kini mencatatkan modal ditempatkan dan disetor Rp205,8 miliar.

Manajemen PANI menyebutkan bahwa peningkatan modal ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan kapasitas produksi tiga entitas tersebut.

“Guna mendukung kegiatan operasional serta pengembangan proyek-proyek real estat berskala besar yang dikelola oleh PET, CIS, dan KUS, sejalan dengan strategi pengembangan dan pemekaran kegiatan usaha Perseroan di kawasan PIK2,” ujar Christy Grassela, Sekretaris Perusahaan PANI, dalam keterangan resmi.

Sebagai catatan, hingga akhir Desember 2025 total aset PANI tercatat mencapai Rp50,58 triliun, tumbuh 9% secara tahunan. PET tercatat memiliki total aset Rp8,95 triliun, CIS Rp6,17 triliun, dan KUS Rp2,35 triliun.

Pertumbuhan aset utamnya didorong oleh peningkatan investasi properti terkait dengan pembangunan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), yang juga telah mencatatkan kontribusi perdananya tahun ini.

Selain itu, PANI tercatat memiliki cadangan lahan seluas sekitar 1.838 hektare, atau setara dengan nilai Rp37 triliun jika mengacu pada harga perolehannya.

Berdasarkan laporan IDNFinancials.com PANI mencatat laba bersih melonjak 89,3% menjadi Rp1,15 triliun pada tahun 2025, ditopang pertumbuhan pesat pendapatan segmen real estate serta bisnis convention dan pameran. (ZH)