Iran serang Fujairah, apa arti penting port ini bagi minyak dunia?

Minggu, 15 Maret 2026

image

JAKARTA — Sebagian operasi pemuatan minyak di pelabuhan Fujairah Port di United Arab Emirates telah dihentikan setelah serangan drone Iran yang menyebabkan kebakaran pada Sabtu(14/3).

Seperti dikutip Reuters, pelabuhan ini merupakan pusat global penting untuk pengisian bahan bakar kapal sekaligus ekspor minyak mentah dan bahan bakar.

Menurut data Kpler, Fujairah mengekspor lebih dari 1,7 juta barel per hari minyak mentah dan bahan bakar olahan rata-rata tahun lalu,.

Volume ini setara dengan sekitar 1,7% dari permintaan minyak dunia per hari.

Pelabuhan ini berada di Teluk Oman, sekitar 70 mil laut dari Selat Hormuz. Selat tersebut kini secara efektif tertutup akibat perang dengan Iran, sehingga membuat aliran minyak dari Fujairah menjadi semakin penting bagi pasar global selama konflik berlangsung.

Pada 2025, Fujairah menjual 7,4 juta meter kubik bahan bakar kapal (sekitar 7,33 juta ton). Angka ini menjadikannya pusat pengisian bahan bakar kapal terbesar keempat di dunia, setelah:

  • Singapore
  • Rotterdam
  • Zhoushan di Tiongkok

Sebelum perang dimulai, United Arab Emirates memproduksi lebih dari 3,4 juta barel minyak mentah per hari.

Negara ini memiliki pipa minyak berkapasitas 1,5 juta barel per hari yang memungkinkan sebagian minyak dikirim tanpa melewati Selat Hormuz.

Pipa tersebut adalah Abu Dhabi Crude Oil Pipeline, yang mengalirkan minyak dari ladang di Abu Dhabi ke Fujairah.

Dari pelabuhan ini, minyak jenis Murban Crude dimuat dan dijual terutama ke pembeli di Asia.

Karena ekspor melalui Hormuz sebagian besar terhenti, gangguan besar di Fujairah bisa memaksa produsen minyak terbesar ketiga di OPEC itu untuk menghentikan sebagian produksinya.

Pelabuhan Fujairah memiliki  kapasitas penyimpanan sekitar 18 juta meter kubik, menjadikannya salah satu hub penyimpanan minyak mentah dan bahan bakar terbesar di dunia sekaligus pusat pencampuran (blending).

Dalam industri minyak, blending adalah proses mencampur berbagai komponen minyak untuk menghasilkan produk akhir seperti bensin atau bahan bakar bunker kapal yang memenuhi standar tertentu.

Beberapa perusahaan penyimpanan minyak global besar yang beroperasi di pelabuhan ini antara lain:

  • VTTI
  • Vitol
  • ADNOC
  • Vopak

Kawasan Fujairah Oil Industry Zone di sekitar pelabuhan tersebut juga menjadi pusat penyimpanan komersial terbesar di Timur Tengah untuk produk minyak olahan. (YS)