IEA: Minyak dari cadangan darurat langsung dialirkan ke Asia
Senin, 16 Maret 2026

WASHINGTON - International Energy Agency (IEA) menyatakan minyak dari pelepasan cadangan darurat dalam jumlah besar akan segera tersedia di pasar Asia.Dilansir dari Bloomberg, langkah ini dilakukan karena pembeli di kawasan tersebut berupaya mengganti pasokan yang hilang akibat gangguan terkait perang di Timur Tengah.IEA mengeluarkan pernyataan setelah menerima rencana implementasi dari negara-negara anggotanya. Pasokan untuk kawasan Eropa dan Amerika baru akan tersedia mulai akhir Maret.Pekan lalu, IEA menyebut pasar minyak tengah menghadapi gangguan pasokan terbesar dalam sejarah akibat konflik di Timur Tengah yang secara efektif memblokir jalur penting Selat Hormuz.Harga kontrak minyak berjangka ditutup di atas US$100 per barel pada Jumat, sementara para pelaku pasar bersiap menghadapi volatilitas setelah Amerika Serikat menyerang lokasi militer dekat fasilitas ekspor minyak utama Iran pada akhir pekan.Pembeli di Asia menjadi pihak yang paling bergantung pada pasokan minyak dari Timur Tengah, sehingga kecepatan pelepasan cadangan menjadi sangat penting bagi kawasan tersebut.Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, mengatakan langkah ini akan menambah pasokan besar ke pasar mulai 16 Maret.Namun ia menekankan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz tetap krusial agar arus pasokan minyak global kembali stabil.Secara global, sekitar 72% dari volume yang telah dikomitmenkan dalam pelepasan cadangan tersebut berupa minyak mentah. (DK)