MBMA akan buyback 1,8 miliar saham, siapkan dana Rp1,7 triliun

Senin, 16 Maret 2026

image

JAKARTA - Perusahaan yang terafiliasi dengan Garibaldi Thohir, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimal Rp1,7 triliun, merespons kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/3), MBMA menyatakan jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal mencapai 1,8 miliar lembar, secara bertahap melalui bursa.

MBMA menargetkan buyback saham akan berlangsung mulai 17 Maret hingga 16 Juni 2026, atau paling lama tiga bulan setelah keterbukaan informasi disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.

Manajemen MBMA menyatakan aksi korporasi ini tidak akan menurunkan pendapatan maupun berdampak pada biaya pembiayaan perusahaan. Berdasarkan proyeksi yang disampaikan, laba per saham MBMA diperkirakan naik dari US$0,00023 menjadi US$0,00024 setelah pelaksanaan buyback.

Buyback akan dilakukan pada harga yang dianggap wajar oleh perseroan dengan tetap mengacu pada ketentuan OJK, terkait pembelian kembali saham dalam kondisi pasar berfluktuasi signifikan.

Selama periode buyback berlangsung, komisaris, direksi, karyawan, maupun pemegang saham utama serta pihak yang memiliki akses terhadap informasi orang dalam, akan dilarang melakukan transaksi saham perseroan. (DH/KR)