CENT raih pinjaman inkremental senilai US$50 juta
Senin, 16 Maret 2026

JAKARTA - Emiten penyedia menara telekomunikasi, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT), memperoleh pinjaman inkremental senilai US$50 juta pada 9 Maret 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, Senin (16/3), fasilitas ini merupakan pengembangan dari perjanjian fasilitas kredit jumbo senilai US$850 juta yang sebelumnya disepakati pada Maret 2022.
Menurut Sekretaris Perusahaan CENT, Daniel Pradipta, fasilitas kredit ini melibatkan Perseroan dan sejumlah entitas anaknya, yaitu PT Centratama Menara Indonesia, PT Network Quality Indonesia, dan PT MAC Sarana Djaya, dengan Natixis Cabang Singapura dan ING Bank N.V. cabang Singapura bertindak sebagai kreditur.
"Dana dari Fasilitas Pinjaman Inkremental akan digunakan oleh Grup Perseroan untuk membiayai perkembangan non-spekulatif atas belanja modal dari Grup dan pembayaran biaya, ongkos dan pengeluaran sehubungan dengan Fasilitas Pinjaman Inkremental," jelas manajemen dalam keterangan tersebut.
Karena nilai fasilitas ini melebihi 20% dari ekuitas Perseroan, transaksi dikategorikan sebagai transaksi material.
Namun, sambung Daniel, karena pinjaman diperoleh langsung dari lembaga perbankan, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban penilai independen maupun persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai regulasi OJK.
“Pelaksanaan atas transaksi tersebut tidak memiliki dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” kata Daniel.
Pada perdagangan sesi dua hari ini, Senin (16/3), harga saham CENT di tutup melemah 3,03% ke level Rp96 per lembar. Dalam sebulan terakhir saja, saham CENT merosot 29,41% dan anjlok 38,46% sejak awal 2026. (DK)