Elon Musk: Tesla siap bangun pabrik chip AI

Selasa, 17 Maret 2026

image

JAKARTA - CEO, Elon Musk mengatakan proyek Terafab milik Tesla untuk memproduksi chip kecerdasan buatan akan diluncurkan dalam tujuh hari.

Dikutip dari Reuters, Musk sebelumnya menyebut Tesla kemungkinan perlu membangun pabrik chip berskala sangat besar untuk memenuhi kebutuhan pengembangan teknologi kecerdasan buatan perusahaan.

Tesla saat ini mengembangkan chip AI generasi kelima yang dirancang untuk mendukung ambisi kendaraan otonom. Dalam rapat umum tahunan perusahaan tahun lalu, Musk juga menjelaskan rencana awal produksi chip tersebut.

Saat itu Musk menyebut Tesla berpotensi menjajaki kerja sama dengan Intel. "Kau tahu, mungkin kita akan melakukan sesuatu dengan Intel."

Ia menambahkan bahwa belum ada kesepakatan yang ditandatangani dengan perusahaan tersebut.

"Kami belum menandatangani kesepakatan apa pun, tetapi mungkin ada baiknya untuk berdiskusi dengan Intel." Tesla belum memberikan tanggapan atas permintaan Reuters terkait rincian tambahan mengenai proyek Terafab.

Musk sebelumnya juga menyinggung chip AI5 yang tengah dikembangkan perusahaan. Tesla bekerja sama dengan produsen semikonduktor Taiwan TSMC dan perusahaan Korea Selatan Samsung Electronics untuk produksi chip tersebut.

Chip AI ini akan digunakan untuk mendukung sistem mengemudi otonom Tesla, termasuk perangkat lunak Full Self-Driving.

Dalam rapat umum tahunan Tesla tahun lalu, Musk mengatakan kapasitas produksi chip dari pemasok saat ini masih belum mencukupi kebutuhan perusahaan. "Bahkan ketika kita mengekstrapolasi skenario terbaik untuk produksi chip dari pemasok kita, itu masih belum cukup."

Ia menilai Tesla kemungkinan harus membangun fasilitas produksi chip sendiri dalam skala sangat besar. 

"Jadi saya rasa kita mungkin harus membangun pabrik chip raksasa seperti Tesla. Mirip dengan Giga, tapi jauh lebih besar. Saya tidak melihat cara lain untuk mencapai volume chip yang kita inginkan. Jadi saya rasa kita mungkin harus membangun pabrik chip raksasa. Itu harus dilakukan."

Dalam laporan Investor's Business Daily disebutkan bahwa proyek pabrik chip Terafab milik Tesla diperkirakan membutuhkan investasi sekitar US$20 miliar hingga US$30 miliar, dan nilainya bisa lebih tinggi jika fasilitas tersebut dibangun di Amerika Serikat.

Laporan yang sama juga menyebut proyek tersebut tidak termasuk dalam rencana belanja modal Tesla sekitar US$20 miliar pada 2026.