Bitcoin dekati US$75.000, rebound hampir 25% dari level terendah
Selasa, 17 Maret 2026

JAKARTA - Harga Bitcoin menguat tajam pada awal pekan dan kembali menembus level US$74.000, didukung sentimen pasar yang membaik setelah harga minyak melemah dan saham di Wall Street ikut menguat.Dalam perdagangan pagi di Amerika Serikat, Bitcoin sempat mencapai sekitar US$74.500, level tertinggi sejak awal Februari, atau naik sekitar 3,9% dalam 24 jam terakhir.Seperti dikutip Coindesk, kenaikan ini juga menandai keluarnya Bitcoin dari kisaran perdagangan enam minggu terakhir dan mendorong sentimen positif di pasar kripto yang lebih luas.Dari titik terendah sekitar US$60.000 pada Februari, Bitcoin kini hampir mencatat rebound sekitar 25%.Lonjakan tersebut mengingatkan pada sejumlah reli serupa selama “musim dingin kripto” pada 2022, yang beberapa kali gagal sebelum akhirnya harga anjlok di bawah US$16.000 setelah runtuhnya FTX.Selain Bitcoin, sejumlah altcoin juga mencatat kenaikan lebih besar dalam 24 jam terakhir.Ethereum, Solana, dan Cardano masing-masing melonjak lebih dari 7%, menunjukkan minat investor terhadap aset kripto berisiko lebih tinggi mulai kembali meningkat.Pasar saham AS juga menguat setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi sebelumnya.Indeks teknologi Nasdaq Composite dan S&P 500 sama-sama naik lebih dari 1% pada perdagangan pagi.Sementara itu, harga minyak, yang menjadi sumber volatilitas pasar dalam beberapa waktu terakhir, melemah setelah sempat menembus US$100 per barel pada akhir pekan menyusul serangan Iran terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah. Kontrak minyak mentah turun sekitar 4% pada Senin.Ketegangan di sekitar Strait of Hormuz juga terlihat sedikit mereda.Presiden AS Donald Trump meminta negara lain membantu mengamankan jalur pelayaran tersebut, sementara laporan menyebut beberapa tanker minyak Pakistan berhasil melintas sehingga arus pelayaran belum sepenuhnya terhenti.Di pasar saham, perusahaan terkait kripto juga ikut menguat. Saham Circle naik sekitar 6%, sementara MicroStrategy dan Coinbase masing-masing naik sekitar 5% dan 3%.Sentimen positif juga datang dari sektor teknologi setelah perusahaan infrastruktur AI Nebius menandatangani kesepakatan hingga sekitar US$27 miliar dengan Meta Platforms untuk menyediakan kapasitas komputasi AI selama lima tahun.Kesepakatan ini akan memanfaatkan sistem dari NVIDIA dan membantu mendukung kebutuhan komputasi AI Meta yang terus meningkat.Saham Nebius melonjak sekitar 13% setelah pengumuman tersebut, sementara Meta naik sekitar 2,5%.Sentimen ini turut mengangkat saham perusahaan terkait penambangan Bitcoin seperti Iris Energy, Galaxy Digital, dan Cipher Mining yang masing-masing mencatat kenaikan signifikan.Sementara itu, perusahaan penambang Bitcoin TeraWulf mengamankan fasilitas pembiayaan jangka pendek senilai US$500 juta yang dipimpin oleh Morgan Stanley untuk mendanai pembangunan pusat data di Kentucky, Amerika Serikat. Saham perusahaan tersebut naik sekitar 12% setelah pengumuman itu. (DK)