BBNI tebar ‘THR’ dividen Rp13,03 triliun ke investor
Selasa, 17 Maret 2026

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun dari laba tahun buku 2025. Nilai tersebut setara 65% dari laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,04 triliun.
Setiap pemegang saham akan menerima dividen Rp349,41 per lembar saham. Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar pada 9 Maret 2026.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pembagian dividen merupakan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham sekaligus menjaga kesehatan permodalan.
“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Adapun jadwal pembagian dividen sebagai berikut:
Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui penggunaan 35% laba bersih atau sekitar Rp7,01 triliun sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis dan memperkuat struktur permodalan perusahaan.
“Ke depan, BNI akan terus memperkuat kinerja secara berkelanjutan sekaligus menjaga struktur permodalan yang solid agar mampu menciptakan nilai yang lebih optimal bagi para pemegang saham,” tutup Okki.(DH)