Kapal perang USS Gerald R. Ford kebakaran, Amerika pindahkan ke Yunani

Rabu, 18 Maret 2026

image

WASHINGTON -- Kapal induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford, yang dikerahkan dalam operasi melawan Iran, diperkirakan akan sementara merapat ke pelabuhan setelah terjadi kebakaran di atas kapal.

Menurut dua pejabat AS, pada Selasa (17/3), hari ke-18 Perang Iran, kapal induk tersebut, yang merupakan yang terbaru milik Amerika dan terbesar di dunia, saat ini berada di Laut Merah. "Kapal itu diperkirakan sementara menuju Teluk Souda di pulau Kreta, Yunani," kata salah satu pejabat tersebut, seperti dikutip Reuters (18/3),  

USS Gerald R. Ford telah dikerahkan selama sembilan bulan, termasuk sebelumnya terlibat dalam operasi melawan Venezuela di Karibia sebelum tiba di Timur Tengah.

Lamanya penugasan ini menimbulkan pertanyaan tentang moral para pelaut di dalamnya serta kesiapan kapal perang tersebut.

Para pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim, tidak menyebutkan berapa lama Ford akan berada di Kreta.

Salah satu pejabat mengatakan hampir 200 pelaut dirawat karena cedera terkait asap ketika kebakaran terjadi di area laundry utama kapal. Api membutuhkan waktu berjam-jam untuk dikendalikan dan berdampak pada sekitar 100 tempat tidur awak.

Seorang anggota militer diterbangkan keluar dari kapal karena cedera, kata pejabat tersebut.

The New York Times pertama kali melaporkan tingkat kerusakan di kapal perang tersebut. Pentagon belum segera menanggapi permintaan komentar.

Setelah kebakaran pertama kali terjadi, militer AS mengatakan bahwa tidak ada kerusakan pada sistem propulsi kapal dan kapal induk tetap beroperasi penuh.

Amerika Serikat telah melakukan serangan terhadap lebih dari 7.000 target sejak memulai operasi melawan Iran pada 28 Februari.

Kapal perang, dengan lebih dari 5.000 pelaut di dalamnya, membawa lebih dari 75 pesawat militer, termasuk jet tempur seperti F-18 Super Hornet. Kapal ini juga memiliki radar canggih yang dapat membantu mengatur lalu lintas udara dan navigasi.

Kapal-kapal pendukung, seperti kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga, Normandy, serta kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke, Thomas Hudner, Ramage, Carney, dan Roosevelt, memiliki kemampuan perang udara, permukaan, dan anti-kapal selam. (YS)