Lahan JIIPE Gresik laku keras, laba AKRA naik 11,1% di 2025

Rabu, 18 Maret 2026

image

JAKARTA – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), distributor BBM dan bahan kimia serta pengelola kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, membukukan laba Rp2,5 triliun, naik 11,1% secara tahunan pada 2025.

Pertumbuhan laba ini ditopang pendapatan yang berhasil melesat 18,8% menjadi Rp46 triliun per Desember 2025.

Semua lini bisnis mencatatkan pertumbuhan double-digit, kecuali segmen pabrikan zat perekat (adhesive) yang ambles 28,7%.

Namun, lini bisnis perdagangan dan distribusi BBM dan bahan kimia tumbuh 16,3% menjadi Rp41,3 triliun. Pendapatan segmen jasa logistik bahkan melonjak 30,5% menjadi Rp1,4 triliun.

Pendapatan dari segmen tanah kawasan industri JIIPE – yang dikelola anak usaha tidak langsungnya, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera – juga melambung hingga 113,1% pada 2025, mencatatkan kontribusi Rp2,5 triliun.

Porsi pendapatan dari JIIPE kini sudah menyentuh 5,5% dari total pendapatan tahun 2025, bertumbuh pesat dari 3,1% pendapatan tahun 2024.

Sebagai catatan, kawasan JIIPE Gresik telah mendapat status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada tahun 2021 lalu.

Di sisi lain, seiring pendapatan yang meningkat, beberapa pos beban tampak membengkak, termasuk beban pokok yang menekan margin laba kotor turun dari 9,1% menjadi 8,9% pada akhir Desember 2025.

Sejalan dengan itu, margin laba bersih juga cenderung melemah, dari 5,7% menjadi 5,4% di 2025.

Total aset AKRA hingga akhir Desember 2025 tetap bertumbuh menjadi Rp36,6 triliun, dengan kas dan setara kas Rp6,4 triliun, serta ekuitas Rp15,6 triliun. (ZH)