Iran: Amerika ulangi pola lama, klaim kemenangan ala di Vietnam

Minggu, 22 Maret 2026

image

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan di platform X bahwa Amerika Serikat mengulang pola lama, yakni mengklaim kemenangan meskipun realitas di lapangan tidak sesuai.

“Orang-orang Amerika belum lupa bagaimana, bahkan ketika ratusan tentara AS tewas di Vietnam dan hasil akhirnya sudah jelas, Jenderal William Westmoreland diterbangkan pulang untuk meyakinkan publik bahwa perang berjalan dengan baik, bahwa Amerika sedang ‘menang’,” kata Araghchi di X, Jumat (20/3).

Ia melanjutkan, media juga tidak melupakan hal tersebut. Briefing dari garis depan yang dinilai penuh fantasi itu kemudian dikenal dengan sebutan Five O’Clock Follies.

“Lompat ke masa sekarang: naskah yang sama, panggung yang berbeda. Pete Hegseth [Menteri Pertahanan Amerika] tampil, dan pesannya tetap tidak selaras dengan kenyataan,” ujarnya.

Menurut Araghchi, pemerintah AS mengatakan satu hal, sementara realitas menunjukkan hal lain. Ia mencontohkan, saat otoritas AS mengklaim pertahanan udara Iran telah lumpuh, sebuah F-35 Lightning II justru terkena serangan.

“Ketika mereka menyatakan angkatan laut Iran sudah habis, USS Gerald R. Ford berbalik arah, dan USS Abraham Lincoln bergerak semakin menjauh. Dekade berbeda, tapi [narasi] tetap sama: ‘kami sedang menang’,” katanya. (YS)

Terkait: Pertama kali, Iran paksa jet tempur F-35 Amerika mendarat darurat