BlackRock ciptakan ishares ethereum yang bisa beri yield
Senin, 23 Maret 2026

JAKARTA - BlackRock meluncurkan produk ETF berbasis staking Ethereum, memperluas eksposur investor institusi dari sekadar pergerakan harga menjadi sumber imbal hasil.
Dikutip cryptonews, manajer aset terbesar dunia itu memperkenalkan iShares Staked Ethereum Trust (ETHB) di Nasdaq, sebagai produk yang menggabungkan kenaikan harga ether dengan pendapatan dari aktivitas staking. Produk ini melengkapi iShares Ethereum Trust (ETHA) yang selama ini hanya berfungsi sebagai pelacak harga.
Melalui ETHB, BlackRock menargetkan 70% hingga 95% portofolio ether untuk ditempatkan dalam staking guna menghasilkan yield. Biaya pengelolaan ditetapkan 0,25%, dengan potongan menjadi 0,12% untuk aset hingga US$2,5 miliar atau selama 12 bulan pertama.
“Produk ini mencerminkan permintaan klien terhadap instrumen yang menangkap nilai ekonomi penuh dari aset digital,” kata Jessica Tan dari iShares.
Peluncuran ini menandai perubahan dalam strategi investasi institusi terhadap aset kripto. Investor kini tidak lagi terbatas pada eksposur harga, tetapi juga memperoleh imbal hasil dari jaringan blockchain.
Langkah BlackRock terjadi di tengah kenaikan harga Ethereum yang kembali berada di atas US$2.100, serta kapitalisasi pasar kripto yang kembali menembus US$2,5 triliun.
Masuknya fitur staking ke dalam ETF menunjukkan perubahan sikap regulator terhadap produk berbasis proof-of-stake. Sebelumnya, keterbatasan regulasi membuat ETF di AS tidak dapat memasukkan mekanisme tersebut.
Dengan struktur baru ini, kepemilikan Ethereum tanpa staking berpotensi menghasilkan kinerja lebih rendah dibandingkan produk yang memanfaatkan yield.
Peluncuran ETHB juga meningkatkan tekanan bagi pesaing seperti Fidelity dan Grayscale untuk mengembangkan produk serupa. Standar baru ETF Ethereum kini tidak hanya mencakup eksposur harga, tetapi juga imbal hasil.
Dari sisi pasar, ETF berbasis staking berpotensi mengurangi suplai ether yang beredar karena aset dikunci dalam jaringan validator. Peningkatan porsi staking dapat memperkuat faktor kelangkaan di pasar.
Jika arus dana masuk meningkat, kondisi ini berpotensi mendorong harga Ethereum menembus level resistensi di kisaran US$2.150 dan bergerak menuju US$2.400.(DH)