Terendah selama empat bulan, harga emas dunia anjlok lebih dari 2%
Senin, 23 Maret 2026

JAKARTA - Harga emas turun lebih dari 2% pada Senin (23/3), memperpanjang pelemahan hingga mendekati level terendah sekitar empat bulan.Seperti dikutip Reuters, tekanan terjadi karena konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi suku bunga global tetap tinggi.Harga emas spot merosot 2,5% menjadi US$4.372,86 per ons pada pukul 02.38 GMT, mencatat penurunan selama sembilan sesi berturut-turut.Logam mulia ini menyentuh level terendah sejak 2 Januari dan telah kehilangan lebih dari 10% dalam sepekan terakhir.Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April turun 4,4% ke US$4.375,60.Analis menilai konflik Iran yang memasuki pekan keempat serta harga minyak yang bertahan di kisaran US$100 per barel telah menggeser ekspektasi pasar dari potensi pemangkasan suku bunga menjadi kemungkinan kenaikan suku bunga, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.Ketegangan meningkat setelah Iran menyatakan akan menargetkan infrastruktur energi dan air negara-negara Teluk jika Presiden AS Donald Trump melaksanakan ancaman untuk menyerang jaringan listrik Iran dalam 48 jam.Likuiditas emas yang tinggi justru membuatnya rentan terhadap aksi jual di tengah kondisi pasar yang cenderung menghindari risiko.Pelemahan tajam bursa saham Asia turut mendorong investor melepas posisi beli pada emas.Di sisi lain, harga minyak tetap bertahan di atas US$110 per barel seiring kekhawatiran gangguan pasokan, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz.Kenaikan biaya energi meningkatkan tekanan inflasi melalui biaya transportasi dan manufaktur.Meski inflasi biasanya mendukung permintaan emas sebagai lindung nilai, suku bunga tinggi cenderung menekan minat terhadap aset tersebut.Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini meningkat, dengan probabilitas sekitar 27% untuk kenaikan suku bunga hingga Desember, menurut CME FedWatch.Logam mulia lainnya juga melemah. Harga perak spot turun 3,2% menjadi US$65,61 per troi ons, platinum merosot 2,9% ke US$1.866,65, dan palladium turun 0,5% menjadi US$1.397,25. (DK)