Pemimpin NATO setuju Trump serang Iran

Senin, 23 Maret 2026

image

JAKARTA - Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan negara-negara Eropa akan bersatu dalam merespons konflik Iran. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah militer yang dijalankan Donald Trump.

“Apa yang saya tahu adalah bahwa kita selalu bersatu,” kata Rutte dalam wawancara dengan Margaret Brennan di program “Face the Nation” CBS.

Dikutip politico, Rutte tetap berada di belakang kebijakan Trump meski sejumlah negara Eropa menunjukkan sikap hati-hati. Beberapa anggota NATO menilai aliansi tersebut bersifat defensif dan tidak otomatis terlibat dalam konflik, termasuk dalam operasi pengamanan jalur tanker minyak di Selat Hormuz.

Trump sebelumnya mengkritik NATO secara terbuka. “Tanpa AS, NATO ADALAH HARIMAU KERTAS! Mereka tidak ingin ikut bertempur untuk menghentikan Iran yang bertenaga nuklir,” tulisnya di Truth Social. “Sekarang perang itu sudah dimenangkan secara militer, dengan risiko sangat kecil bagi mereka, mereka justru mengeluhkan harga minyak tinggi yang harus mereka bayar, tetapi tidak mau membantu membuka Selat Hormuz, sebuah manuver militer sederhana yang menjadi alasan utama tingginya harga minyak. Sangat mudah bagi mereka, dengan risiko sangat kecil. PENGECUT, dan kami akan MENGINGAT!”

Menanggapi hal itu, Rutte mengatakan: “Dia melakukan ini untuk membuat seluruh dunia aman.”

Ia menilai lambatnya respons Eropa terjadi karena negara-negara tersebut tidak dilibatkan dalam perencanaan awal operasi militer guna menjaga faktor kejutan dalam serangan AS dan Israel.

“Saya memahami frustrasi presiden bahwa ini membutuhkan waktu, tetapi saya juga meminta pengertian karena negara-negara harus bersiap tanpa mengetahui rencana sebelumnya,” ujar Rutte.

Rutte juga membandingkan pendekatan terhadap Iran dengan kasus Korea Utara. “Kita telah melihat dengan Korea Utara, jika kita bernegosiasi terlalu lama, kita bisa kehilangan momentum untuk menyelesaikan masalah, dan sekarang Korea Utara memiliki kemampuan nuklir,” katanya.

Ia menegaskan Iran bersenjata nuklir akan menjadi ancaman langsung bagi Israel, Eropa, dan stabilitas global.(DH)