EMAS ajukan dual listing di Hong Kong, bidik investor global

Rabu, 25 Maret 2026

image

JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengajukan permohonan pencatatan saham ke Bursa Efek Hong Kong (HKEX) pada 20 Maret 2026, dengan menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited sebagai joint sponsor.

Langkah ini bertujuan memperluas akses ke investor internasional, meningkatkan likuiditas saham, serta membuka fleksibilitas pendanaan untuk mendukung ekspansi bisnis.

Manajemen EMAS menilai pencatatan di HKEX akan memperkuat memperluas basis investor institusi global, serta meningkatkan standar tata kelola dan pelaporan sesuai praktik internasional.

Sebagaimana diketahui, EMAS tengah mengembangkan Tambang Emas Pani di Gorontalo. Proyek tersebut mencatat produksi emas perdana pada Februari 2026 dan penjualan pertama pada Maret 2026 kepada PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), dengan durasi kontrak dua tahun.

“Penyampaian permohonan pencatatan kami di HKEX merupakan langkah penting setelah keberhasilan IPO kami di Bursa Efek Indonesia pada September 2025 dan dimulainya produksi di Pani pada awal tahun ini,” tulis Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur EMAS, dalam keterangan resmi.

Manajemen EMAS telah mempublikasikan draf dokumen pencatatan di situs HKEX. Dokumen tersebut masih dalam tahap peninjauan oleh regulator dan belum final.

“Pencatatan masih bergantung pada persetujuan regulator dan kondisi pasar. Perseroan mengingatkan investor untuk berhati-hati karena belum ada kepastian transaksi akan terealisasi,” ungkap manajemen EMAS. (DH/KR)