Presiden Komisaris dan Presiden Direktur AUTO mundur serentak
Rabu, 25 Maret 2026

JAKARTA – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), bisnis suku cadang Grup Astra, telah mengumumkan pengunduran diri dua sosok pucuk pimpinannya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/3).
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Hamdani Dzulkarnaen Salim sebagai Presiden Direktur dan Bapak Gidion Hasan sebagai Presiden Komisaris, keduanya tertanggal 18 Maret 2026,” tulis Sophie Handili, Direktur dan Corporate Secretary AUTO.
Perseroan tidak menyebutkan alasan di balik aksi pengunduran diri kedua pimpinan AUTO tersebut.
Melansir laman resmi AUTO, Gidion Hasan telah menjabat posisi Presiden Komisaris AUTO sejak April 2019.
Beliau juga telah berlalu-lalang di Grup Astra selama lebih dari dua dekade. Ia mengawali karirnya di grup sejak 1999, dan pertama menjabat sebagai Direktur PT Astra International Tbk (ASII) di tahun 2015.
Sementara itu, Hamdani Dzulkarnaen Salim juga telah menjabat sebagai pimpinan eksekutif AUTO sejak 2013, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur AUTO.
Sebelumnya, ia juga mengemban jabatan di berbagai anak usaha AUTO, termasuk Direktur PT Astra Honda Motor pada 2008-2013 dan Direktur PT FSCM Manufacturing Indonesia pada periode 2002-2004.
Sebagai catatan, AUTO baru saja mencetak rekor laba tertingginya tahun 2025, dengan kenaikan 8,4% secara tahunan menjadi Rp2,2 triliun. (ZH)