Laba Hermina tertekan saat pendapatan tumbuh 6,2% di 2025

Kamis, 26 Maret 2026

image

JAKARTA – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), emiten pemilik jaringan rumah sakit Hermina, mencatat penurunan laba bersih 19,9% secara tahunan menjadi sebesar Rp429,5 miliar pada 2025.

Padahal dari sisi operasional, pendapatan HEAL tumbuh 6,2% secara tahunan menjadi Rp7,13 triliun pada 2025.

Namun beban pokok pendapatannya meningkat 10,2% menjadi Rp4,7 triliun. Beban usaha perseroan juga naik 10% menjadi Rp1,47 triliun.

Di luar operasional inti, HEAL mencatat penghasilan lain-lain tumbuh 19,5% menjadi Rp25,69 miliar. Namun beban keuangannya meningkat 33,1% menjadi Rp238,44 miliar.

Berdasarkan segmen operasi, mayoritas pendapatan HEAL berasal dari layanan rawat inap yang mencapai Rp4,32 triliun. Angka ini setara 60,6% terhadap total pendapatan perseroan pada 2025.

Sedangkan layanan rawat jalan mencatat pendapatan Rp2,6 triliun, setara 36,4% dari total pendapatan. Bisnis di luar rumah sakit HEAL menyumbang Rp213,71 miliar, setara 3% terhadap total pendapatan.

Ketiga segmen operasi itu mencatat pertumbuhan secara tahunan, dengan kenaikan tertinggi pada layanan rawat inap yang mencapai 7,6%, layanan rawat jalan naik 4,2%, dan bisnis non rumah sakit naik 1,9%.

Sampai dengan akhir 2025, total aset HEAL tercatat sebesar Rp11,88 triliun, dengan kas dan setara kas Rp727,8 miliar. Sementara ekuitasnya mencapai Rp7,2 triliun. (KR)