Hewlett Packard raih kontrak cloud senilai US$931 juta dari militer AS
Rabu, 26 November 2025

JAKARTA - Hewlett Packard Enterprise (NYSE:HPE) memperoleh kontrak senilai US$931 juta dari Defense Information Systems Agency (DISA), lembaga di bawah Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang bertanggung jawab menyediakan infrastruktur teknologi informasi, komunikasi, dan layanan jaringan bagi militer AS.
Menurut siaran pers perusahaan, nilai kontrak untuk memodernisasi pusat data lembaga tersebut melalui solusi hybrid multi-cloud terdistribusi ini setara dengan sekitar 2,8% dari pendapatan HPE selama 12 bulan terakhir yang mencapai US$33,08 miliar.
Kontrak Production Other Transaction Authority ini mencakup masa kerja 10 tahun dan akan memanfaatkan HPE Private Cloud Enterprise yang terintegrasi dengan GreenLake untuk membangun lingkungan cloud yang aman, memenuhi standar National Institute of Standards and Technology, serta mendukung manajemen on-premises dan konfigurasi air-gapped.
Kesepakatan jangka panjang ini memperkuat stabilitas pendapatan HPE dan melanjutkan rekam jejak 11 tahun pembayaran dividen konsisten dengan imbal hasil saat ini sebesar 2,47%, menurut InvestingPro.
Inisiatif modernisasi tersebut bertujuan mentransformasi pusat data DISA agar mampu menyediakan layanan digital dan kemampuan kecerdasan buatan generasi berikutnya untuk kebutuhan operasi militer.
Implementasi produksi ini menyusul keberhasilan tahap prototipe yang diselesaikan HPE pada 2024, mengutip dari investing.com, Selasa (25/11).
“Melalui platform hybrid multi-cloud yang aman ini, DISA dapat memberikan layanan terkelola yang inovatif dan siap menghadapi masa depan bagi lembaga-lembaga yang dilayaninya di seluruh dunia,” ujar Fidelma Russo, executive vice president sekaligus general manager hybrid cloud dan CTO HPE.
Solusi ini memungkinkan DISA mengelola layanan cloud on-premises maupun komersial dari satu konsol kendali hybrid yang mendukung multi-tenancy, virtual private cloud, serta perlindungan data komprehensif berbasis arsitektur zero-trust.
Sebagai pemain besar di industri perangkat teknologi, penyimpanan, dan periferal, HPE mencatat pertumbuhan pendapatan 13,97% dalam 12 bulan terakhir.
Implementasi tersebut juga akan mengonsolidasikan J9 Hosting and Compute DISA menjadi satu pengalaman terpadu untuk infrastruktur dan layanan, dengan tujuan meningkatkan efisiensi TI sekaligus menekan biaya dan kompleksitas pengelolaan.
Menjelang laporan pendapatan yang akan dirilis pada 4 Desember, investor dapat mengakses analisis mendalam mengenai kinerja finansial dan prospek pertumbuhan HPE melalui Laporan Riset Pro InvestingPro.
DISA, sebagai lembaga pendukung tempur Departemen Perang, menyediakan teknologi informasi dan dukungan komunikasi bagi operasi militer AS. HPE, yang diperdagangkan di harga $21,09 dengan rasio P/E 24,54, terus menunjukkan profitabilitas sembari mengamankan kontrak pemerintah berskala besar yang memperkuat stabilitas bisnis jangka panjangnya.
Dalam perkembangan terbaru lainnya, HPE juga menghadapi sejumlah dinamika penting. Hakim federal telah mengizinkan negara-negara bagian AS ikut campur dalam akuisisi HPE senilai US$14 miliar terhadap Juniper Networks, yang sebelumnya disetujui oleh Departemen Kehakiman.
Di sisi lain, Morgan Stanley menurunkan peringkat saham HPE dari Overweight menjadi Equalweight karena kekhawatiran terkait integrasi dan kenaikan biaya komponen, serta menyesuaikan target harga ke US$25.
Namun, Evercore ISI tetap mempertahankan peringkat Outperform, menilai HPE berpotensi melampaui estimasi pendapatan dan laba Wall Street untuk kuartal Januari. (DK)