Trump–Xi bertemu Mei, sinyal baru arah dagang AS-China

Jumat, 27 Maret 2026

image

JAKARTA - Pertemuan yang telah lama dinantikan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping akan berlangsung di Beijing pada 14 dan 15 Mei, kata Gedung Putih pada Rabu.

Dikutip cnbc, Trump dan ibu negara Melania Trump juga akan menjamu Xi dan Madame Peng Liyuan dalam “kunjungan balasan” di Washington, D.C., pada tanggal yang akan diumumkan kemudian tahun ini, ujar juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt kepada wartawan dalam sebuah pengarahan.

Pengumuman ini berarti penundaan sekitar enam minggu dari KTT China, yang sebelumnya diperkirakan berlangsung pada akhir Maret atau awal April. Namun, Trump pada pertengahan Maret mengatakan bahwa AS meminta penundaan pertemuan tersebut “sekitar satu bulan atau lebih” mengingat perang Iran.

Dalam unggahan di Truth Social setelah pengarahan pers pada Rabu, Trump mengatakan bahwa perwakilan AS sedang menyelesaikan persiapan untuk Kunjungan Bersejarah ini.

“Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi peristiwa yang monumental,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Pemerintahan Trump menyatakan bahwa mereka memperkirakan perang yang dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran akan berlangsung sekitar lima minggu, meskipun beberapa pejabat memberikan perkiraan waktu yang berbeda.

Ketika ditanya pada Rabu apakah jadwal baru perjalanan Trump ke China berarti AS memperkirakan perang akan mereda pada pertengahan Mei, Leavitt mengatakan, “Kami selalu memperkirakan sekitar empat hingga enam minggu, jadi Anda bisa menghitungnya sendiri.” (DH)