Investor global kembali, produksi minyak Venezuela naik 1,1 juta Bph
Jumat, 27 Maret 2026

CARACAS - Produksi minyak Venezuela meningkat menjadi rata-rata 1,1 juta barel per hari pada bulan ini, naik dari sekitar 942.000 barel per hari pada Februari, berdasarkan presentasi perusahaan minyak negara PDVSA yang dikutip Reuters.Kenaikan ini terjadi setelah pelonggaran selektif sanksi oleh Amerika Serikat menyusul perubahan politik yang berujung pada pencopotan Presiden Nicolás Maduro, sekaligus membuka jalan bagi restrukturisasi industri minyak Venezuela.Seperti dikutip dari Oilprice, meski menunjukkan tanda pemulihan, proses kebangkitan sektor energi diperkirakan membutuhkan waktu.Pada 1990-an, Venezuela mampu memproduksi sekitar 3 juta barel per hari, namun kombinasi salah kelola industri dan sanksi internasional menyebabkan produksi merosot tajam dalam beberapa dekade terakhir.Seiring perubahan kebijakan, minat investor mulai kembali.Perusahaan energi besar seperti Chevron dan Shell dilaporkan tengah menjajaki perluasan proyek minyak dan gas di negara tersebut, termasuk pengembangan lapangan di kawasan Monagas North yang memiliki cadangan minyak ringan dan menengah.Undang-undang hidrokarbon baru Venezuela memberikan fleksibilitas lebih besar bagi investor asing, termasuk batas royalti maksimum 30% serta peluang pengelolaan proyek secara mandiri setelah memenuhi persyaratan teknis dan finansial.Pemerintah memperkirakan investasi baru di sektor minyak dapat mencapai hingga US$1,4 miliar tahun ini.Sebagai dampaknya, Chevron dikabarkan mempertimbangkan ekspansi proyek patungan Petropiar dengan PDVSA, sementara Shell mengevaluasi pengembangan ladang minyak dan gas baik di darat maupun lepas pantai Venezuela. (DK)