Cathay Pacific naikan fuel surcharge 34% akibat lonjakan avtur
Jumat, 27 Maret 2026

JAKARTA - Maskapai Hong Kong, Cathay Pacific Airways, mengumumkan kenaikan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) hingga 34% untuk seluruh rute mulai 1 April.Seperti dikutip Reuters, penyesuaian ini akan ditinjau setiap dua minggu seiring lonjakan harga avtur yang dipicu konflik di Timur Tengah.Menurut data International Air Transport Association (IATA), rata-rata harga bahan bakar jet global hampir dua kali lipat sejak perang di Timur Tengah pecah pada 28 Februari, mencapai sekitar US$197 per barel pada pekan yang berakhir 20 Maret.Kenaikan tajam biaya energi tersebut, yang dapat mencapai seperempat dari total beban operasional maskapai, telah mengguncang industri penerbangan global.Banyak operator terpaksa menaikkan tarif tiket, mengurangi kapasitas penerbangan, hingga menyesuaikan proyeksi keuangan mereka.Cathay Pacific mencatat bahan bakar menyumbang sekitar 30% dari total biaya operasional pada 2025.Namun strategi lindung nilai (hedging) yang hanya mencakup sebagian komponen biaya, dan tidak termasuk proses pemurnian, membuat maskapai lebih rentan terhadap lonjakan harga.Maskapai tersebut memperingatkan, jika kenaikan biaya bahan bakar tidak dapat diredam secara efektif, keberlanjutan operasional jaringan penerbangannya berpotensi terganggu. (DK)