Pertumbuhan di luar Jawa pesat, laba Alfamart naik 8,3% di 2025
Jumat, 27 Maret 2026

JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), atau yang dikenal sebagai pengelola jaringan minimarket Alfamart, melaporkan pertumbuhan laba 8,3% secara tahunan di 2025 menjadi Rp3,4 triliun.
Hal ini sejalan dengan pendapatan yang mampu naik 7,2% menjadi Rp126,7 triliun, didorong petumbuhan yang merata, baik di segmen produk makanan maupun non-makanan.
Secara geografis, semua wilayah penjualan juga menunjukkan pertumbuhan pendapatan. Namun, kini wilayah luar Jawa menjadi kontributor utama pendapatan alih-alih Pulau Jawa dan Jabodetabek.
Pendapatan dari wilayah luar Jawa di 2025 tumbuh pesat hingga 14,4% menjadi Rp49,6 triliun, diikuti pendapatan dari Pulau Jawa ex-Jabodetabek sebesar Rp46,7 triliun, naik 4,8%.
Sementara itu, wilayah Jabodetabek hanya menyumbang pendapatan Rp34 triliun, dan bertumbuh hanya 2,4%.
Seiring dengan bertumbuhnya pendapatan, beban pokok juga membengkak meski hanya 6,6%, sehingga margin laba kotor masih mampu tumbuh tipis, dari 21,4% menjadi 21,9% per akhir Desember 2025.
Total aset AMRT tercatat tumbuh menjadi Rp42,6 triliun per 2025, dengan kas dan setara kas mencapai Rp4,7 triliun. Pertumbuhan aset didorong pertumbuhan liabilitas dan ekuitas, terutama karena bertambahnya utang bank yang diimbangi kenaikan saldo laba ditahan.
Di sisi lain, saham AMRT hari ini ambles 3,8% menjadi Rp1.405 per lembar, sejalan dengan Indeks Harga Saham gabungan yang melemah 0,9% ke level 7.101 pada pukul 11.30 WIB hari ini, Jumat (27/3). (ZH)