Perkuat kredit, BMAS raih pinjaman US$185 juta dari Kasikornbank
Jumat, 27 Maret 2026

JAKARTA - PT Bank Maspion Tbk (BMAS) memperoleh fasilitas pinjaman bilateral dari Kasikornbank Public Company Limited (KBank), yang juga merupakan pemegang saham pengendali.
Direktur Utama BMAS, Kasemsri Charoensiddhi, menyampaikan pinjaman tersebut memiliki plafon US$285 juta, dengan tenor hingga dua tahun sejak tanggal penarikan, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/3)
Kasemsri menjelaskan KBank mengenakan bunga berbasis SOFR untuk pinjaman ini, “plus margin sesuai kondisi pasar yang berlaku.”
Transaksi pinjaman bilateral ini bertujuan untuk memperkuat likuiditas jangka panjang serta mendukung penyaluran kredit kepada nasabah BMAS. Adapun pencairan dana dilakukan secara bertahap.
“Pada tanggal 17 Maret 2026 Perseroan telah melakukan penarikan sebesar US$100 juta dolar Amerika Serikat,” kata Kasemsri. Selain itu, BMAS juga telah menarik fasilitas pinjaman sebesar US$85 juta pada 27 Maret 2026. “Dengan ini perseroan telah merealisasikan total US$185 juta pinjaman jangka panjang dari USD$285 juta yang direncanakan masuk pasar,” tambah Kasemsri.
Sebagai informasi, Kasikornbank Public Company Limited merupakan pemegang saham pengendali BMAS melalui anak usahanya, Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd., dengan kepemilikan 86,03% saham.
Harga saham BMAS turun 2,01% ke level Rp488 per lembar, hingga pukul 14.22 WIB Jumat (27/3) hari ini.
Dalam lima hari terakhir, harga saham BMAS naik 3,83%, namun anjlok 24,34% sejak awal 2026. (DK/KR)