BEI suspensi saham 6 emiten hari ini

Rabu, 26 November 2025

image

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara transaksi saham enam emiten di pasar modal mulai sesi I, Rabu (26/11).

Dalam keterbukaan informasi dikutip, Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI menyampaikan penghentian transaksi sementara terkait peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada harga saham.

“Dalam rangka cooling down untuk perlindungan bagi investor,” katanya.

Transaksi saham emiten yang disuspensi yakni;

  • PT Arkora Hydro Tbk (ARKO)
  • PT Singaraja Putra Tbk (SINI)
  • PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM)
  • PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA)
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
  • PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA)

Kemarin (25/11), harga saham enam emiten tersebut menguat bervariasi pada penutupan perdagangan saham sesi II.

Saham ARKO naik Rp620 menjadi Rp3.940. Sejak sepekan saham emiten ini mendaki 77,48% dan sejak sebulan melesat 190,77%. 

Saham SINI terkerek Rp800 menjadi Rp10.000. Sejak sepekan sahamnya naik 17,65% dan sebulan melesat 104,08%.  

Saham AYAM naik Rp12 menjadi Rp334.  Sejak sepekan ini harga sahamnya merangkak 3,73% dan sebulan 86,59%.

Saham NRCA menguat Rp310 menjadi Rp1.560. Sejak sepekan sahamnya terkerek 30% dan sebulan melesat 124,46%.

Saham BUVA naik Rp230 menjadi Rp1.375. Sejak sepekan menguat 51,10% dan sebulan meroket 120,70%.

Sementara itu, saham MGNA terkerek Rp9 menjadi Rp108. Sejak sepekan ini harganya menguat 36,71% dan sebulan melesat 96,36%. (LK)