IHSG naik 35,50 poin meski aksi jual asing dominan di saham ini

Rabu, 26 November 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,42% atau 35,50 poin ke level 8.557,39 pada perdagangan sesi pertama Rabu (26/11).

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp14,60 triliun, serta melibatkan 32,21 miliar lembar saham.

Meski indeks menguat, investor asing mencatatkan net foreign sell atau penjualan bersih Rp394,89 miliar. Sehari sebelumnya, investor asing juga mencatatkan net sell Rp308,07 miliar.

Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG saat ini tengah berada di posisi overbought, sebagaimana ditunjukkan oleh indikator Stochastic RSI.

“MACD menunjukkan pelebaran pada positive slope. Sehingga kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan menuju level 8.550-8.570 pada perdagangan Sesi II Rabu (26/11),” ungkap analis Phintraco dalam catatan yang disampaikan siang ini.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham-saham yang mencatat volume net sell terbesar investor asing adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Sementara itu, aksi beli asing atau net foreign buy paling besar terjadi di PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI).

Berikut ini rincian daftar net foreign sell dan net foreign buy terbesar pada sesi pertama hari ini.

Top 5 Net Foreign Sell:

  1. INET – 116.611.300 saham
  2. NSSS – 231.663.300 saham
  3. DOOH – 35.684.600 saham
  4. BBRI – 63.442.800 saham
  5. BNBR – 68.700.000 saham

Top 5 Net Foreign Buy:

  1. BUMI – 572.898.000 saham
  2. BKSL – 164.411.500 saham
  3. GOTO – 104.717.810 saham
  4. DEWA – 99.514.100 saham
  5. GTSI – 25.906.700 saham

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 250 saham mencatat kenaikan harga, 347 saham melemah, dan 169 saham stagnan. (KR)