Laba emiten sawit DSNG milik TP Rachmat melesat 61% di 2025
Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), produsen minyak sawit dan kayu milik TP Rachmat, mencetak laba bersih sebesar Rp1,84 triliun pada 2025.
Perolehan laba itu meningkat 61% secara tahunan atau dari Rp1,14 triliun pada tahun buku 2024, didukung kinerja pendapatan yang mencapai Rp12,3 triliun.
Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan segmen kelapa sawit tetap menjadi kontributor utama pendapatan perseroan, dengan porsi 88% terhadap total pendapatan.
Penjualan dari segmen tersebut, kata Andrianto, tumbuh 23,5% secara tahunan mencapai Rp10,8 triliun didukung kenaikan harga rata-rata penjualan Crude Palm Oil (CPO) sebesar 13,2%.
“Produksi CPO di negara eksportir utama seperti Indonesia dan Malaysia masih terbatas, sementara permintaan global tetap kuat,” kata Andrianto, dalam keterangan resmi yang diterima IDNFinancials.com pada Selasa (31/3) hari ini.
Dari dalam negeri, Andrianto menambahkan kebijakan mandatori biodiesel B40 dari Pemerintah Indonesia juga turut menjaga stabilitas permintaan. “Sehingga harga CPO tetap berada pada tingkat yang kondusif bagi industri,” jelas Andrianto.
Sementara dari bisnis kayu, DSNG mencatat pertumbuhan penjualan 7,8% secara tahunan menjadi Rp1,2 triliun. Kenaikan ini ditopang oleh volume penjualan produk panel kayu yang meningkat 7,1% dan engineered flooring yang meningkat 1% secara tahunan.
DSNG juga mencatat harga jual rata-rata untuk kedua jenis produk kayu tersebut, meningkat masing-masing 3,9% dan 4,2% secara tahunan.
Di luar kedua bisnis utama itu, DSNG juga menjalankan bisnis energi terbarukan, meskipun hanya menyumbang Rp226 miliar terhadap pendapatan 2025. Namun pendapatan dari lini bisnis ini meningkat 23,6% secara tahunan atau dari Rp182,8 miliar dari 2024.
“Ke depan, perseroan akan terus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui pengelolaan operasional yang disiplin, peningkatan produktivitas, serta penguatan diversifikasi bisnis,” jelas Andrianto. (KR)