Kapal perang dan selam milik Rusia masuk Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026

JAKARTA - Kedatangan satuan Armada Pasifik Rusia di Jakarta memberi dimensi strategis baru bagi diplomasi maritim Indonesia, karena menghadirkan kekuatan tempur permukaan dan bawah laut Rusia di salah satu kawasan laut paling sensitif secara politik di Indo-Pasifik.Meski agenda resmi disebut sebagai latihan bersama yang berfokus pada manuver dan komunikasi, waktu pelaksanaan serta komposisi armada yang datang membuat kegiatan ini memiliki makna lebih luas.Seperti dikutip defencesecurityasia, Terutama terkait posisi kekuatan militer, akses strategis, dan sinyal geopolitik di kawasan.Dengan mengirim korvet, kapal selam, dan kapal pendukung logistik ke Pelabuhan Tanjung Priok, Moskow tidak sekadar melakukan kunjungan persahabatan, tetapi juga menunjukkan bahwa Rusia masih memiliki kemampuan proyeksi kekuatan laut yang menjangkau Asia Tenggara.
Menurut media terkait pemerintah Rusia, RIA Novosti (29/3), satu detasemen kapal dari Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia tersebut dalam kunjungan resmi (business visit) ke Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Indonesia.
Detasemen tersebut terdiri dari korvet “Gromky”, kapal selam “Petropavlovsk-Kamchatsky”, serta kapal tunda “Andrey Stepanov”. Di ibu kota Indonesia, para pelaut disambut oleh perwakilan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia dan komando wilayah maritim setempat. Pihak Indonesia menegaskan bahwa kunjungan persahabatan armada Rusia merupakan suatu kehormatan bagi Jakarta.
Sebagai bagian dari kunjungan resmi ini, personel Angkatan Laut Indonesia dan masyarakat setempat dijadwalkan untuk mengunjungi kapal. Pekan depan, Rusia dan Indonesia berencana menggelar manuver bersama, di mana kapal-kapal tersebut akan melatih koordinasi dan komunikasi.
Dalam konteks perkembangan terbaru, seperti dikutip en.iz.ru, Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan bantuan kepada Indonesia dalam pengembangan energi nuklir.
Presiden Rusia juga menyoroti kerja sama di bidang teknis militer serta peningkatan arus wisata antara kedua negara.
Pada 25 Maret, satu detasemen kapal Armada Pasifik yang terdiri dari korvet “Perfect” dan “Sharp” juga tiba di Pelabuhan Chittagong di Republik Rakyat Bangladesh dalam kunjungan resmi. Para pelaut militer Rusia disambut oleh perwakilan Angkatan Laut Bangladesh serta staf Kedutaan Besar Rusia di dermaga. (DK)
(DK)