Valuasi US$1,75 triliun, SpaceX gandeng 21 bank untuk IPO juni 2026
Rabu, 01 April 2026

NEW YORK - SpaceX tengah menggandeng sedikitnya 21 bank untuk menggarap penawaran umum perdana saham (IPO) raksasa yang diberi kode internal Project Apex, menurut sumber yang mengetahui proses tersebut.IPO yang ditargetkan berlangsung pada Juni ini diperkirakan menjadi salah satu debut pasar saham paling disorot di Wall Street, dengan valuasi perusahaan roket milik Elon Musk mencapai sekitar US$1,75 triliun.Seperti dikutip Reuters, sejumlah bank besar bertindak sebagai bookrunner utama atau pengelola utama penawaran, yakni Morgan Stanley, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Bank of America, dan Citigroup.Selain itu, terdapat 16 bank lain yang berperan dalam kapasitas lebih kecil, mencerminkan skala besar dan kompleksitas transaksi yang direncanakan.Beberapa bank tambahan yang terlibat antara lain Allen & Co, Barclays, BTG Pactual, Deutsche Bank, ING Groep, Macquarie, Mizuho, Needham & Co, Raymond James, Royal Bank of Canada, Societe Generale, Banco Santander, Stifel, UBS, Wells Fargo, dan William Blair.
Sebagian nama bank tersebut belum pernah dilaporkan sebelumnya.Keterlibatan banyak lembaga keuangan menunjukkan besarnya minat investor global terhadap IPO SpaceX.Para bank diperkirakan menangani distribusi saham ke investor institusi, individu beraset tinggi, serta investor ritel di berbagai wilayah.Rencana IPO ini masih dapat berubah dan jumlah bank yang terlibat berpotensi bertambah.SpaceX yang berbasis di Texas belum memberikan komentar resmi, sementara sejumlah bank memilih tidak menanggapi permintaan komentar.Dalam beberapa tahun terakhir, sindikasi bank dalam jumlah besar semakin umum untuk IPO berukuran jumbo.ARM Holdings melibatkan hampir 30 bank saat melantai di bursa pada 2023, sementara Alibaba Group juga menggandeng banyak penjamin emisi dalam debut bersejarahnya pada 2014.