Saham Bakrie dan Hapsoro melesat, IHSG cetak rekor baru di 8.602

Rabu, 26 November 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,94% atau 80,24 poin ke level 8.602 pada perdagangan hari ini.

Level tersebut sekaligus menjadi rekor penutupan tertinggi baru dalam sejarah bursa. IHSG sempat menyentuh level terendahnya di 8.361 dan tertinggi 8.426, sebelum akhirnya menguat di akhir sesi kedua.

Total nilai transaksi mencapai Rp26,74 triliun di seluruh pasar, yang melibatkan 53,99 miliar lembar saham.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 293 saham menguat, 365 saham melemah, dan 149 saham stagnan.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang dimiliki Grup Bakrie dan Salim, mencatat nilai transaksi terbesar yaitu Rp4,68 triliun dan harganya pun melesat 10,17%.

Berikutnya disusul oleh saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Harga saham emiten energi yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro ini naik 19,82% setelah mencatatkan total transaksi Rp1,18 triliun.

Emiten milik Hapsoro lainnya yaitu PT Sanurhasta Mina Tbk (MINA), juga mencatat lonjakan harga 25% setelah menyerap transaksi terbesar kelima—yang mencapai Rp763,6 miliar.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat nilai transaksi terbesar ketiga, yang mencapai Rp1,10 triliun. Namun harga saham bank pelat merah ini turun 1,04%.

Sementara saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berada di peringkat empat, dengan total transaksi mencapai Rp1,07 triliun. Harga saham INET pun naik 4,44%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan reli, setelah pada perdagangan hari ini bertahan di atas MA5 dan MA20.

“Indikator MACD juga masih membentuk pelebaran positive slope. Sehingga, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan menguji resistance 8.650 pada perdagangan Kamis (26/11),” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan setelah penutupan perdagangan hari ini. (KR)