TP Rachmat jual saham ESSA, Samuel Sekuritas borong dua saham
Rabu, 01 April 2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (27/3), menampilkan penjualan 203,51 juta saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), yang sebelumnya dicatat sebagai saham treasury.
Lewat PT Maybank Sekuritas Indonesia, emiten department store dan supermarket ini menjual kembali saham hasil buyback ke pasar, membuat porsi saham treasury miliknya turun dari 16,41% jadi 13,55%.
Selanjutnya, petunjuk pasar pada Senin (30/3) menampilkan pembelian saham dua emiten yang dilakukan oleh PT Samuel Sekuritas Indonesia.
Pertama, investor ini membeli tambahan 548,58 juta saham emiten properti PT Sentul City Tbk (BKSL), membuatnya jadi pemegang 5,56% saham.
Investor ini juga membeli 23,68 juta saham emiten rumah produksi PT MD Entertainment Tbk (FILM), membuat kepemilikannya bertambah jadi 11,29%. Kedua transaksi difasilitasi oleh PT Samuel Sekuritas Indonesia.
Selain itu, PT Maybank Sekuritas Indonesia membeli 94,41 juta saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), membuat kepemilikan sahamnya bertambah jadi 6,97%.
Aksi buyback saham pun terpantau pada dua emiten.
Emiten e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) memborong 31,43 juta sahamnya lewat PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM). Total saham treasuri BUKA kini mencapai 10,98 miliar lembar, atau setara 10,65%.
Emiten alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) membeli kembali 1,35 juta sahamnya lewat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), membuat total saham treasuri miliknya naik menjadi 202,54 juta lembar atau setara 5,43%.
Selain itu, PT Paraga Arta Mida membeli 2,35 juta saham emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui PT Amantara Sekuritas Indonesia. Kepemilikan sahamnya naik tipis menjadi 6,88%.
Emtek atau PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), kini mengendalikan 84,81% saham emiten rumah sakit PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) setelah membeli 1,57 juta saham melalui PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Di sisi lain, pebisnis sekaligus pendiri Triputra Group TP Rachmat, melepas 60,82 juta saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), yang bergerak di bidang LPG dan amonia. Setelah menjual saham lewat PT Bahana Sekuritas, porsi sahamnya turun dari 6,05% menjadi 5,7%.
Terakhir, Bio Majesty Pte. Ltd. menjual 28,12 juta saham emiten laboratorium klinik PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) lewat PT Bank DBS Indonesia. Porsi sahamya turun cukup signifikan, yaitu dari 12% menjadi 9%. (KD/KR)
Ingin melihat dengan mudah daftar pemegang saham emiten di atas 1%? Klik di sini.