Optimisme perang Iran berakhir dukung IHSG lanjutkan rebound
Kamis, 02 April 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan rebound pada perdagangan Kamis (2/4) hari ini, setelah ditutup menguat 1,93% di level 7.184,44 pada Rabu.
Penguatan itu mendapat dukungan dari ekspektasi pasar, yang semakin optimis bahwa perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran segera berakhir, setelah sempat membuat IHSG turun sekitar 16% sejak akhir Februari 2026.
“Secara teknikal, beberapa indikator menunjukkan IHSG berpeluang melanjutkan rebound dan menguji level 7.200-7.300,” jelas analis Phintraco Sekuritas, dalam catatan yang disampaikan kepada investor hari ini.
Sementara analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai ekspektasi damai dalam perang Iran, menjadi sentimen positif yang cukup kuat bagi pasar saham. Namun berlanjutnya aksi jual investor asing dan pelemahan harga komoditas global, dinilai jadi sentimen negatif.
“IHSG berpotensi melanjutkan penguatannya hari ini dengan support 7.074/6.961 dan resistance 7.295/7.413,” jelas analis CGS International.
Dari kawasan Asia Pasifik, indeks KOSPI mengawali perdagangan di zona hijau dengan kenaikan 1,04% dan Nikkei 225 naik 0,86%. Indeks MSCI Asia Pasifik pada perdagangan Rabu melesat 4,81%.
Sementara indeks acuan Wall Street menutup perdagangan Rabu dengan kenaikan 0,72% pada S&P 500. Nasdaq Composite menguat 1,16% dan Dow Jones Industrial naik 0,48%.
Pasar komoditas global mencatat harga minyak mentah mulai melemah dan kembali di bawah US$100 per barel. Harga minyak WTI turun 1,98% pada Rabu ke level US$98,1 per barel dan brent turun 1,38% ke US$99,79 per barel.
Sedangkan harga komoditas logam mulia seperti emas di pasar spot menuat 0,35% ke US$4.775 per troi ons, serta kontrak berjangka stagnan di level US$4.813 per troi ons. (KR)