AUTO perkuat bisnis alat kesehatan, luncurkan 6 alat baru
Kamis, 02 April 2026

JAKARTA – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), produsen komponen otomotif milik Grup Astra, memperkuat strategi diversifikasi bisnis mereka dengan meluncurkan 6 alat kesehatan berbasis teknologi digital.
Keenam alat kesehatan baru itu meliputi ultrasonography 4D, syringe pump, infusion pump, electrocardiograph 12 channel, tensimeter 4in1, serta GCU 3in1 yang diintegrasikan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Seluruh alat itu diproduksi oleh PT Astra Komponen Indonesia (ASKI), anak usaha AUTO yang berfokus pada produksi komponen otomotif dan juga alat kesehatan.
Presiden Direktur AUTO, Hamdhani Dzulkarnaen Salim, mengatakan perusahaan terus berkomitmen menghadirkan produk alat kesehatan yang berkualitas, didukung riset dan pengembangan hingga fasilitas produksi dalam negeri.
“Langkah ini merupakan wujud dari kontribusi kami dalam mendukung kemandirian industri alat kesehatan nasional,” jelas Hamdhani, dalam keterangan yang disampaikan kepada IDNFinancials.com.
Peluncuran enam alat kesehatan baru AUTO juga mendapat respons positif dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, karena turut mendukung kemandirian alat kesehatan dalam negeri.
“Dengan kemandirian alat kesehatan dalam negeri, sektor kesehatan dapat menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Budi, yang juga hadir dalam peluncuran alat kesehatan AUTO di Bogor pada Rabu (1/4).
Menurut data IDNFinancials.com, AUTO mulai mendiversifikasi bisnisnya di luar sektor otomotif dan memproduksi alat kesehatan sejak 2020. Hingga saat ini, produk alat kesehatan buatan AUTO telah menjangkau lebih dari 7.000 Puskesmas dan 70 rumah sakit di Indonesia.
Pada tahun buku 2025, penjualan bersih AUTO dari bisnis manufaktur mencapai Rp10,6 triliun, meningkat 4,2% secara tahunan. Sementara pendapatan dari bisnis perdagangan sebelum eliminasi tercatat sebesar Rp9,34 triliun. (KR)