Laba MEDC anjlok 72,7% sepanjang tahun 2025

Kamis, 02 April 2026

image

JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatat penurunan laba bersih sebesar 72,7%, menjadi US$100,91 juta atau sekitar Rp1,68 triliun (asumsi kurs JISDOR Rp16.700 per dolar AS) sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan keuangan 2025, penurunan laba itu sejalan dengan kinerja pendapatan MEDC yang melambat 0,16% menjadi US$2,39 miliar.

Secara rinci, pendapatan kontrak dengan pelanggan MEDC turun 0,25% menjadi US$2,34 miliar. Sebaliknya, pendapatan keuangan naik 3,6% menjadi US$51,56 juta.

Dari kelompok pihak berelasi, total pendapatan tercatat US$2,55 juta, meningkat 228,6% dari US$777 ribu pada 2024.

Rinciannya berasal dari PT Medco Daya Natuna yang mencapai US$2,22 juta, naik 241,9% secara tahunan, disusul PT Bahtera Daya Makmur meningkat 166,6% mencapai US$263 ribu, serta dari PT Medco Daya Makmur naik 588,6% menjadi US$72 ribu.

Sementara pendapatan dari pihak ketiga tercatat sebesar US$2,39 miliar pada 2025, cenderung stabil dari tahun sebelumnya.

Hampir setengah dari pendapatan pihak ketiga MEDC berada dari pelanggan dengan kontribusi di atas 10% terhadap total pendapatan.

Rinciannya, sekitar 17,42% atau US$417,28 juta dari Shell International Eastern Trading Company, kemudian US$325,54 juta dari Glencore Singapore Pte. Ltd., dan US$267,38 juta dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Beban pokok pendapatan dan biaya langsung lain yang ditanggung MEDC pada 2025 tercatat US$1,459 miliar, turun 0,46% dari US$1,466 miliar pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset MEDC meningkat 5,5% menjadi US$8,36 miliar pada 2025. Liabilitas naik 7,7% menjadi US$6 miliar, membuat total ekuitasnya naik tipis 0,3% menjadi US$2,35 miliar. (DH/KR)