Bank Mega milik Chairul Tanjung bagi dividen dan saham bonus
Minggu, 05 April 2026

JAKARTA – PT Bank Mega Tbk (MEGA), emiten milik Chairul Tanjung, telah mendapat restu dari pemegang saham untuk membagikan dividen tunai dan saham bonus.
Dalam rapat yang digelar akhir Maret 2026, pemegang saham menyetujui alokasi dana Rp2,01 triliun sebagai dividen tunai, setara 60% dari laba bersih tahun buku 2025.
Setiap pemegang 1 lembar saham perseroan akan mendapat bagian dividen Rp171,94. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 9 April, sementara pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 30 April 2026.
Mengacu harga saham MEGA pada penutupan perdagangan Kamis (2/4) kemarin di Rp4.250 per lembar, pembagian dividen tunai ini mengindikasikan yield setara 4,04%.
Selain menyetujui pembagian dividen tunai, rapat pemegang saham MEGA juga menyetujui rencana pembagian saham bonus senilai Rp5,87 triliun.
Dengan nilai nominal yang digunakan sebagai dasar kapitalisasi saham bonus Rp500 per lembar, total saham bonus yang akan dibagikan yaitu sebanyak 11,74 juta lembar.
Rasio saham bonus yang ditetapkan yaitu 1:1, sehingga setiap pemegang 1 lembar saham lama perseroan akan mendapat bagian 1 lembar saham bonus.
Cum date saham bonus di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 9 April, sementara pembagian saham bonus dijadwalkan pada 30 April 2026.
Hingga akhir Februari 2026, PT Mega Corpora yang merupakan perusahaan milik Chairul Tanjung tercatat sebagai pemegang saham pengendali MEGA, dengan porsi kepemilikan 58,02%. Sedangkan 41,98% saham lainnya dimiliki oleh investor publik, dengan porsi kepemilikan masing-masing di bawah 5%.
Data pemegang saham di atas 1% juga menunjukkan sejumlah institusi turut menjadi pemegang saham MEGA. Beberapa di antaranya termasuk PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar 4,29% dan Windsor Investment Fund Limited 1,13%. (KR)