CDIA tambah kapal baru, Boreas siap beroperasi Juni 2026

Senin, 06 April 2026

image

JAKARTA – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) meningkatkan kapasitas armada dengan kapal terbarunya, pengangkut bahan kimia cair berkapasitas 9.000 dead weight tonnage (DWT) yang dinamakan Boreas.

Kapal tersebut, menurut keterangan Perseroan, Senin (6/4), diresmikan melalui anak usahanya, PT Chandra Shippping International (CSI).

Boreas dipersiapkan untuk melayani rute domestik dan internasional, dari Asia hingga Eropa, mulai Juni 2026.

“Selain mendukung kebutuhan distribusi dalam ekosistem Chandra Asri Group, kapal Boreas juga akan melayani pelanggan eksternal dari berbagai sektor industri,” tambah manajemen.

Kapal Boreas disebut menjadi bukti komitmen Perseroan dalam memperkuat infrastruktur logistik maritim yang terintegrasi dan berstandar internasional.

Pasalnya, dalam proses pembangunan kapal ini, CSI bekerja sama dengan galangan Jepang Fukuoka Shipbuilding Co., Ltd., yang memastikan Boreas dapat beroperasi dengan efisien, serta memenuhi standar modern dan regulasi internasional.

Berdasarkan data IDNFinancials.com, Boreas adalah chemical tanker kedua yang diresmikan CDIA setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2025 lalu.

Sebelumnya, pada Desember 2025, CDIA juga mengumumkan peluncuran kapal logistik kimia cair bernama Novah, yang juga berkapasitas 9.000 DWT, dan beroperasi mulai Maret 2026.

Untuk pembangunan Novah, CDIA dan CSI menggandeng galangan kapal asal Jepang, Usuki Shipyard Co. Ltd.

“Investasi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang CDI Group untuk memperkuat daya saing industri nasional melalui sistem rantai pasok yang efisien dan berkelanjutan,” imbuh manajemen.

Biaya investasi kapal baru ini tidak disebutkan. Namun, IDNFinancials.com pernah melaporkan bahwa CDIA mengalokasikan Rp929,3 miliar dari total dana IPO untuk menambah dua unit chemical tanker.

Per akhir Desember 2025, CDIA telah memiliki 14 unit kapal – termasuk dua unit dalam konstruksi – serta menargetkan untuk memiliki 15 unit kapal dalam armadanya pada tahun 2026.

Data IDNFinancials.com juga menunjukkan bahwa total aset CDIA melonjak hingga 61,4% pada 2025 lalu, menjadi US$1,7 miliar, dengan kas dan setara kas US$803,3 juta. (ZH)