Harga saham BREN dan DSSA merosot, IHSG tutup di bawah 7.000
Senin, 06 April 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (6/4) hari ini di zona merah, dengan penurunan 0,53% ke level 6.989,43.
Indeks sebelumnya sempat menyentuh level tertingginya di 7.009 dan terendah di 6.934, sebelum akhirnya tutup di level terendah untuk 9 bulan terakhir.
Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp15,25 triliun, melibatkan perdagangan 29,2 miliar lembar saham. Sebanyak 255 saham yang diperdagangkan mencatat kenaikan harga. Sementara 412 saham melemah dan 151 saham stagnan.
Dua di antara saham dengan kapitalisasi pasar terbesar, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), mencatat penurunan harga paling dalam.
Harga saham BREN turun 9,17% ke Rp4.360 per lembar, sementara DSSA turun 9,34% ke Rp63.800 per lembar.
Penurunan dua saham yang terkait dengan konglomerasi ternama itu, menyusul pengungkapan data High Shareholding Consentration (HSC) yang mencatat adanya konsentrasi kepemilikan saham tertinggi oleh pihak tertentu.
Dalam laporan IDNFinancials.com sebelumnya, analis memperkirakan pengungkapan data ini berpotensi mengeluarkan saham BREN dan DSSA, dari keanggotaan indeks global seperti MSCI.
Selain disebabkan pengungkapan data tersebut, analis Phintraco Sekuritas menilai perang Iran dan Amerika Serikat (AS) saat ini masih jadi kekhawatiran bagi investor.
“Secara teknikal, diperkirakan IHSG masih akan menguji level 6.900,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan setelah penutupan perdagangan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham BREN masuk kategori Top Leaders, karena menyumbang kenaikan 13,32 poin pada indeks di kuartal empat 2025. Sementara DSSA masuk jadi Top Leaders 2025, karena menyumbang kenaikan 246,67 poin indeks.
Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah melemah 0,32% ke level Rp17.035 pada perdagangan hari ini, menurut data Bloomberg. Penurunan ini membuat rupiah jadi mata uang terburuk di antara negara emerging Asia lainnya. (KR)