UEA garap proyek energi terbarukan US$1 miliar di Yaman, tunjuk GSU
Kamis, 27 November 2025

JAKARTA - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan peluncuran proyek energi terbarukan senilai US$1 miliar di Yaman, untuk mendukung pemulihan sektor energi di negara tersebut.
Perusahaan asal Abu Dhabi, Global South Utilities (GSU), akan menjadi pelaksana proyek tersebut. GSU akan mengelola portofolio proyek yang mencakup energi surya dan angin, serta pengembangan jaringan distribusi listrik di Yaman, menurut pernyataan perusahaan. Menurut laporan reuters.com, Yaman menghadapi krisis listrik hampir 30 tahun akibat kekurangan bahan bakar dan infrastruktur yang rusak akibat konflik, termasuk perang saudara sejak 2014. Namun situasi mulai membaik setelah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berskala besar pertama mulai beroperasi, yang juga mendapat pendanaan dari UEA.
International Energy Agency (IEA) mencatat kontribusi PLTS hanya menyumbang 10,4% dari total produksi listrik Yaman. Namun kontribusinya diproyeksi meningkat, dengan pembangunan fase kedua PLTS Aden pada 2026 mendatang.
“Portofolio senilai satu miliar dolar ini memperluas sistem energi yang mampu mendukung ekonomi lebih besar dan pasar yang lebih aktif di Yaman,” ujar CEO GSU, Ali Alshimmari. Perdana Menteri Yaman, Salem bin Braik, sebelumnya menyatakan bahwa UEA telah berkomitmen mendukung sektor energi negara itu, dengan nilai investasi US$1 miliar. (DK/KR)