Asing net sell Rp1,38 triliun di sesi I, IHSG dan rupiah melemah

Selasa, 07 April 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan 20,27 poin pada sesi pertama, setara penurunan 0,29% dan bertahan di level 6.971,01.

Total transaksi di pasar saham mencapai Rp7,36 triliun, melibatkan perdagangan 17,6 miliar lembar saham. Sebanyak 261 saham mencatat kenaikan harga, sementara 371 saham melemah dan 174 lainnya stagnan.

Di tengah pelemahan indeks, investor asing mencatatkan net sell atau penjualan bersih Rp1,38 triliun. Sedangkan berdasarkan volume transaksi, net sell asing mencapai 2,19 miliar lembar.

Pada perdagangan Senin (6/4) kemarin, investor asing juga mencatatkan net sell Rp623 miliar. Hal ini menambah total net sell asing sejak awal tahun menjadi Rp34,4 triliun.

Delapan dari dua belas indeks sektoral bergerak di zona merah, dengan pelemahan paling dalam pada sektor industri yang turun lebih dari 2% dan konsumer nonsiklikal turun lebih dari 1%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai posisi IHSG secara teknikal, menunjukkan pembentukan histogram positif pada MACD yang terus mengecil. Sementara indikator Stochastic RSI mendekati area overbought dan membentuk death-cross.

“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 6.925-7.000 pada perdagangan Sesi II Selasa (7/4),” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,31% ke Rp17.088/US$ hingga pukul 13.40 WIB.

Mata uang emerging market Asia lainnya seperti peso Filipina dan ringgit Malaysia juga melemah terhadap dolar AS. Sementara yuan China, won Korea, dan rupee India terpantau menguat terhadap dolar AS. (KR)