Hindari Selat Hormuz, Korea Selatan cari pasokan minyak alternatif
Selasa, 07 April 2026

SEOUL - Korea Selatan mengirim seorang pejabat tinggi pemerintah ke Oman, Kazakhstan, dan Arab Saudi untuk mengamankan pasokan minyak mentah yang tidak perlu melewati Selat Hormuz, menurut laporan Reuters.
Kepala staf presiden, Kang Hoon-sik, akan mengadakan pembicaraan dengan pejabat pemerintah di ketiga negara tersebut, perusahaan energi, dan operator pengiriman.
Seperti dikutip Oilprice, Korea Selatan sendiri telah berhasil mengamankan 110 juta barel minyak mentah untuk April dan Mei, menurut laporan tersebut.
Pejabat itu mengatakan kepada media bahwa kebutuhan untuk mendapatkan pasokan minyak alternatif sangat mendesak karena Korea Selatan bergantung pada pengiriman yang melewati Selat Hormuz hingga 61% dari impor minyak mentahnya dan 54% dari impor naftanya.
Oman berada di luar Selat Hormuz, sehingga secara geografis cocok sebagai sumber pasokan alternatif, sementara Arab Saudi telah mengalihkan aliran minyaknya dari timur ke barat dan mengekspornya melalui Laut Merah.
Sebagian besar minyak mentah Kazakhstan mencapai pasar global melalui Konsorsium Pipa Kaspia (CPC), yang berakhir di pelabuhan Novorossiysk di Rusia. Pipa CPC ini baru-baru ini menjadi target serangan drone Ukraina.
Korea Selatan merupakan salah satu negara yang paling bergantung pada impor energi di dunia, sehingga menjadi salah satu yang pertama merasakan dampak jika Selat Hormuz ditutup.
Bulan lalu, Seoul harus menetapkan batas harga bahan bakar, untuk pertama kalinya dalam tiga decade, guna menstabilkan pasar dan melindungi perekonomian.
Negara itu juga memberlakukan pembatasan berkendara bagi pegawai negeri pada bulan Maret untuk mengantisipasi potensi kekurangan bahan bakar.
Kemudian di bulan yang sama, dilaporkan bahwa Seoul mempertimbangkan untuk memperluas pembatasan tersebut ke pengemudi lain jika harga minyak mencapai 120 dolar per barel.
Ini merupakan pembatasan berkendara pertama yang diterapkan Korea Selatan sejak awal 1990-an dan Perang Teluk. (DK)