Laba ambles 14,7%, Adira Finance tetap bagi dividen Rp772,4 miliar

Rabu, 08 April 2026

image

JAKARTA – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mengumumkan pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp722,4 miliar, atau Rp630 per lembar, pada Selasa (7/4).

Angka ini setara dengan 50% laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,5 triliun. Meski laba tercatat anjlok 14,7% secara tahunan, ADMF berhasil mempertahankan rasio pembayaran dividen di level 50%.

Menurut keterangan resmi Perseroan, pembayaran dividen akan dilakukan pada 30 April 2026 mendatang, dengan cum date di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 14 April 2026.

Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada awal pekan (6/4).

Selain alokasi dividen, RUPST juga menyetujui penyisihan Rp15,5 miliar dari laba bersih untuk dana cadangan, sementara sisanya disimpan sebagai saldo laba ditahan.

Hingga akhir Desember 2025, ADMF mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp11,9 triliun, dengan total ekuitas Rp15 triliun.

Dengan harga ADMF di level tersebut, dan dividen per saham Rp630, maka imbal hasil dividen atau dividend yield untuk tahun buku 2025 diindikasikan menyentuh 7,3%.

Sebagai catatan, sekitar 74,5% dan 18,9% saham ADMF masih dikendalikan oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan MUFG Bank Ltd, menjadikan Yasushi Itagaki, Komisaris Utama BDMN, sebagai penerima manfaat akhir kepemilikan saham.

Di sisi lain, hingga akhir Februari 2026, porsi free float saham emiten ini hanya berada di level 5,4%, masih jauh dari ketentuan batas free float baru sebesar 15%. (ZH)